Minggu, 20 Oktober 2019

Lestarikan Nilai Budaya Kaeng Manado, TP-PKK Siap Gelar Fashion Show

MANADO, (manadoterkini.com) – Sukses memberdayakan potensi masyarakat melalui pelatihan menjahit dan tenun, satu lagi gebrakan positif dilakukan Tim Penggerak PKK Kota Manado. Di bawah arahan langsung Ketua, Prof. Dr. Julyeta P. Lumentut – Runtuwene, dan Wakil Ketua Seyla Mangindaan – Kudati ST ME, perhimpunan istri pejabat di Pemkot Manado siap menggelar Fashion Show Kaeng Manado pada Senin (22/9) di Atrium Manado Town Square II.

manado

Ketua dan Waket TP-PKK serta Ketua DWP Manado dengan setelan kaeng Manado

“Dalam rangka agenda pergelaran kain tradisional daerah yang dilaksanakan secara nasional pada 3 Oktober 2014 di Jakarta, Provinsi Sulawesi Utara melalui Tim Penggerak PKK Provinsi akan menggelar semacam seleksi, sekaligus memperingati Tahun Emas, HUT ke-50 Provinsi Sulawesi Utara pada 27 September 2014. Kami sendiri memanfaatkan momen seleksi ini untuk mensosialisasikan Kaeng Manado kepada khalayak ramai, tidak terbatas pada kalangan PNS di lingkungan Pemerintah Kota Manado,”ungkap Istri tercinta Walikota Manado, Dr. G.S. Vicky Lumentut tersebut.

Menurut akademisi Unima yang mencintai dunia anak-anak ini, Fashion Show wajib diikuti oleh perutusan SKPD, masing-masing 2 orang model laki-laki dan 2 orang model perempuan, dengan menggunakan busana kantor dan busana gaun malam Kaeng Manado. “Untuk kepentingan jangka panjang, kami sudah menegaskan melalui technical meeting pada 17/09 kemarin, bahwa PNS atau model yang ditampilkan (khusus gaun malam bisa menggunakan model non PNS) berusia antara 20-40 tahun, dengan tinggi badan minimal 155 cm untuk perempuan, dan 165 cm untuk perempuan, dengan aspek penilaian terdiri dari kreasi disain, estetika/keindahan, dan penguasaan panggung. Kami melibatkan para juri yang kompeten yang terdiri dari unsur TP PKK, ahli busana, ahli kosmetik, budayawan, dan unsur Disparbud,” ujar first lady didampingi Kepala Bagian Administrasi Sumber Daya Alam Setda Kota Manado, Dra. Tetty Taramen sebagai Panitia Pelaksana.

Enci Paula, panggilan akrab mantan Ketua KPA Sinode GMIM yang juga pemegang hak paten Kaeng Manado ini mengemukakan para pemenang fashion show di tingkat kota, akan menjadi utusan pada tingkat provinsi.

“Jika memenangkan seleksi provinsi, akan mengikuti seleksi tingkat nasional di Jakarta. Kami tentu memiliki ekspektasi ke depan, agar promosi melalui serangkaian kegiatan fashion show ini, Kaeng Manado akan semakin dikenal, tidak saja dari keanggunan para pemakai, tetapi juga cerminan nilai budaya yang diusung olehnya. Oleh karena itu seluruh stakeholder, baik Pemerintah, Masyarakat, terutama para PNS Pemkot Manado kami harapkan menjadi terdepan dalam upaya pelestarian nilai budaya melalui Kaeng Manado. Kalu bukan torang, siapa lagi yang akan mewariskannya kepada generasi penerus. Kepada seluruh SKPD kami sangat berharap mengikutsertakan perwakilannya dan pendaftaran dapat dilakukan di ruangan Kantor Bagian SDA Setda,”jelasnya.

Sebagaimana diketahui, setelah melalui serangkaian riset dan pengembangan, Kaeng Manado telah ditetapkan sebagai salah satu branding oleh para praktisi seni dan pakaian tradisional serta para seniman dan budayawan di Kota Manado. Kaeng Manado sendiri menjadi salah satu kain tradisional yang unik karena memiliki beberapa motif khas yang kental dengan nuansa etnis dan keunggulan komparatif di Manado, mulai dari tampilan rumah ibadah, ikan coelacanth, simbol harmonisasi dan kerukunan umat beragama, dengan masing-masing corak dan khas dalam berbagai warna.(ald)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*