Minggu, 18 Agustus 2019

Lakukan Sidak, Wawali Tegur Kapus Paniki Bawah

manado

Wawali saat menegur kepala Puskesmas Paniki Bawah

MANADO, (manadoterkini.com) – Tindaklanjuti keluhan warga lewat Short Message Service (SMS), Wawali Manado Dr Harley AB Mangindaan SE MSM, langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Puskemas Paniki Bawah, Selasa (30/9). Tak ayal, kedatangan Wawali untuk mengkonfirmasi langsung akan keluhan masyarakat tersebut, membuat beberapa staf Puskesmas berhamburan masuk ke ruang kerja masing-masing.

Bahkan para pasien pun yang sedang mengantri terlihat bingung dengan perilaku para staf puskesmas tersebut. Begitu tiba, Wawali pilihan rakyat tersebut langsung menuju ruang dokter dan menemui Kepala Puskesmas, dr. Ivone Rimbing. Terjadi dialog kecil antar Wawali dan Kepala Puskesmas tersebut dan tampak Wawali mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan isi sms tersebut kepada sang Kepala Puskesmas. Dr. Ivone tampak hanya mengangguk saat dicecar pertanyaan oleh Wawali. Ternyata isi sms yang diperlihatkan adalah keluhan warga yang mengeluhkan pelayanan di Puskesmas tersebut.

“Kejadian tersebut menurut laporan terjadi Jumat lalu (26/9). Ada warga yang membutuhkan Surat Rujukan di Puskesmas ini namun tidak dilayani karena alasan para pegawai semuanya berada diluar kantor karena sedang ada pelayanan posyandu. Tupoksi saya yang menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan mengantar saya disini untuk mencari tahu kebenarannya.Semoga ini tidak terulang lagi sehingga pelayanan masyarakat tetap berjalan dengan baik dan dilaksanakan sepenuh hati,” tegas Wawali.

Kepala Puskesmas dr. Ivone Rimbing sendiri saat dikonfirmasi mengakui kesalahan yang terjadi dan akan mengecek oknum yang menyampaikan bahwa seluruh staf sedang berada diluar kantor saat kejadian terjadi.

“Kami memohon maaf jika pelayanan yang diberikan belum begitu maksimal. Kami berharap ini dapat menjadi pelajaran untuk lebih baik kedepannya. Surat Rujukan wajib dikeluarkan saat diperlukan namun harus melalui prosedur antara lain sang pasien harus berada di puskesmas tersebut.Bukan hanya dengan meminta selembar surat rujukan namun sang pasien tidak ada. Mengenai pernyataan bahwa tidak ada staf yang ada di Puskesmas saat itu, kami nyatakan tidak benar karena tidak semua pegawai saat itu berada diluar kantor,”ujar dr. Ivonne dan berjanji akan menelusuri oknum staf yang mengeluarkan pernyataan yang mencoreng citra puskesmas yang baru berhasil meraih penghargaan tersebut.

Diakhir kunjungan Wawali meminta Kepala Puskesmas untuk mengkaji lagi pengumuman yang terpampang di ruang pendaftaran dimana tertera bahwa hari jumat tidak ada pelayanan kecuali darurat.“Kaji lagi pengumuman tersebut agar tidak ada salah penafsiran dari para pasien yang berkunjung”pungkas Wawali.(ald)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*