Senin, 19 Agustus 2019

Terkait Raskin, Kelurahan Teling Atas dan Tingkulu Jadi Perhatian

manado

Kabag Perekonomian Manado, Pingkan Sinjal SE MSi

MANADO, (manadoterkini.com) – Kepala Bagian Administrasi Perekonomian, Pingkan Sinjal SE Msi, menuturkan pihaknya harus memberikan perhatian ekstra kepada Kelurahan Teling Atas dan Kelurahan Tingkulu, karena diduga uang raskin digunakan oknum tertentu.”Sudah ditanggulangi dengan setiap bulannya dilakukan pemotongan TPP untuk membayar tunggakan itu,”kata Sinjal.

Dilain pihak, Sinjal yang ditanya soal utang beras miskin senilai Rp 661 juta yang terungkap dalam rapat koordiansi dan evaluasi (rakorev) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Manado, yang tersebar di 11 Kecamatan. Diakuinya, utang tersebut merupakan sisa utang di tahun 2013 lalu. “Itu tunggakan perkecamatan pertanggal 15 September 2014,” ujarnya.

Dijelaskannya, masalah utang raskin berasal dari tahun 2013 senilai kurang lebih Rp1,2 miliar, dan baru bisa dibayar Mei 2014 lalu. “Kami sudah berkali-kali melakukan rekonsiliasi sehingga optimis bisa terbayar, meski raskin untuk November hingga Desember sudah disalurkan sesuai petunjuk,” katanya.

Dia menambahkan, masalah lain yang muncul adalah data yang dinilai tidak akurat dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). “Ada yang layak tapi tak terima dan ada juga yang tak layak tapi justru menerima raskin,” terangnya.

Sementara itu, Perwakilan Bulog Sulut Buluk Ismail mengatakan, pihaknya lebih menginginkan cash and carry diterapkan di Manado. “Otomatis membuat Bulog lebih aman,” ujarnya.

Namun saat ini dia mengaku, prinsip tersebut belum bisa dijalankan di Manado. “Pembayaran masih mengacu, ada beras baru bisa ditebus. Sehingga yang berutang rata-rata berasnya sudah habis lebih dulu,” jelasnya.

Prinsip cash and carry belum bisa diterapkan karena adanya penilaian terkait kepercayaan warga Manado terhadap pimpinan (pemerintah). “Untuk Manado, kepercayaan terhadap pimpinan kurang, sehingga prinsip yang sebenarnya masih sulit terlaksana,” ungkapnya.

Dia menambahkan, kemungkinan utang raskin pemkot itu sudah berkurang. “Jika dihitung jumlahnya Rp661 juta, itu hitungan pertanggal 15. Jadi mungkin saja sudah berkurang utangnya,” terangnya.(*/ald)

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*