Selasa, 15 Oktober 2019

Walikota Manado : Mari Hentikan Aksi Tawuran, Agar tak Ada Lagi Korban

Dari Ibadah Pemakaman Korban Tawuran Kelurahan Sindulang

manado, Sindulang

Walikota menghadiri ibadah pemakaman

MANADO, (manadoterkini.com) – Selasa (2/9) Walikota GS Vicky Lumentut, berkesempatan menghadiri ibadah pemakaman Almarhum Jendrianto Lalala alias Jejen atau Duma 26 tahun yang diduga tewas tertembak aparat saat aksi tawuran antar kampung (Tarkam) pada Minggu (31/08) dini hari lalu. Tak pelak, Walikota berharap, tawuran bisa berakhir sampai disini, dan tidak ada lagi aksi dendam atau balas membalas, pastinya warga masyarakat yang jadi korban.

“Mari kita hentikan aksi tawuran seperti ini, jangan ada lagi korban Jejen-Jejen lainnya yang berjatuhan. Lebih baik torang beking Manado ini lebe bae. Karna Damai itu Indah, dan Aman itu Mahal,” ajak Walikota GSVL.

Saat mengikuti ibadah pemakaman, Walikota Lumentut dengan nada sedih mengaku turut bersimpati dan merasa berduka cita yang mendalam atas kejadian atau peristiwa yang dialami warga masyarakat di lorong Lumba-Lumba ini khususnya pihak keluarga Lalala Balaati yang diketahui ayah dari almarhum Jejen merupakan tokoh panutan yakni seorang Kepala Lingkungan (Pala).

“Saya saat mendengar kabar duka ini, merasa terkejut dan prihatin atas timbulnya korban jiwa dari aksi tawuran yang kita tidak inginkan bersama. Kami selaku Pemerintah Kota Manado, merasa prihatin dan berduka cita yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan, diberi ketabahan dan kekuatan,” jelas Lumentut.

Disisi lain, meski suasa pemakaman tersebut sedikit mecekam, namun kehadiran orang nomo satu di Kota Manado tersebut sedikit mengobati kesedihan maupun luka duka yang mendalam dari keluarga maupun warga masyarakat setempat.

“Kita semua tentunya akan menghadapi proses kematian. Seperti yang tertuang dalam Alkitab Pengkhotbah 8 ayat 8. Tidak ada seorangpun yang tahu, kapan manusia akan meninggal. Dan itu tentunya berlaku bagi semua lapisan umur, muda atau tua. Begitu juga dengan cara kematiannya, yakni dengan cara sakit, kecelakaan musibah atau dengan cara seperti ini. Oleh karena itu, mari kita aminkan rancangan Tuhan yang telah terjadi ditengah keluarga ini,”tutur Walikota

Lumentut menambahkan agar peristiwa yang tidak perna direncanakan dan duga ini dapat diterima dengan hati terbuka.

“Mari kita aminkan rancangan Tuhan ini, Sebab tidak ada ujian yang diberikan Tuhan, melebihi kemampuan manusia itu sendiri,” ungkap GSVL menguatkan keluarga berduka khususnya sang ayah almarhum yakni Pala Barents Lalala yang sangat merasa terpukul.

Ibadah pemakaman Almarhum Jejen yang merupakan putra pertama dari dua bersaudara ini dipimpin Pdt Rizal Malonda MTh, dengan dikawal ketat aparat berwajib baik pihak Polisi maupun TNI yang siap siaga mencegah terjadinya aksi penyerangan balas dendam usai pemakaman.(ald)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*