Minggu, 18 Agustus 2019

Wawali Manado : Jajaran Pemkot Harus Jadi Terdepan Jaga Keamanan

Pemkot manado, wawali manado

Rakor aman dan damai di malalayang

MANADO, (manadoterkini,com) – Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut menegaskan, Pemkot telah mengambil langkah strategis dengan menerapkan Manado Pro Kamtib Terpadu yang dilaksanakan mulai dari tingkat lingkungan sampai tingkat kecamatan dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan kepala lingkungan.

Dimana tujuan dari Deklarasi Agustus Manado Aman dan Damai, agar terwujudnya kota Manado yang aman, nyaman dan damai. Tak ayal, penegasan Walikota tersebut pun diminta Wawali Manado Dr Harley Mangindaan agar diterapkan semua elemen masyarakat khususnya seluruh jajaran Pemkot Manado.

“Ada deklarasi yang telah dilakukan, Pak Walikota berupaya agar Manado aman hingga dalam Deklarasi Agustus itu, bisa pertemukan TNI POLRI serta warga dan aparat pemerintah Manado hingga Kepala Lingkungan. Kita sebagai pengayom masyarakat harusnya menjadi terdepan dalam mengawal keamanan kota. Contoh kecil, ajak anak-anak kita, saudara kita dan tetangga untuk berperilaku baik dan sadar akan hidup kenyamanan,” ajak Wawali pada Rapat Koordinasi (Rakor) Deklarasi Agustus Manado Damai, Selasa (2/9) di Sabuah Kelapa, Kecamatan Malalayang.

Koordinasi dan komunikasi pun dianggap begitu penting yang harus dilakukan setiap kecamatan dan kelurahan apalagi sesuai data dari Polri, ada 5 kecamatan yang masuk zona merah. “Zona merah yakni Tikala, Wenang, Singkil, Tuminting dan Wanea. Tapi Wilayah Kecamatan yang tidak zona merah jangan terlena. Karena ada fenomena saling kirim warga atau pemuda untuk buat kondisi manado tidak aman. Untuik itu saya minta Kepala Lingkungan lakukan pendataan penghuni kos-kosan dan rumah tinggal, masukan data tersebut ter-up date. Karena data itu akan diluncurkan program ditiap kelurahan yang jelas berbeda kebutuhan,” jelas Wawali.

Wakasat Intel Polresta Manado AKP Noldy Harimu mewakili Kapolres yang ikut memberikan materi dalam rakor tersebut membenarkan akan 5 kecamatan yang masuk zona merah atau kerap terjadi tindak kriminal.

“Menjaga dan mengawal kamtibmas menjadi tanggungjawab semua warga masyarakat kota Manado. Kami kepolisian berharap bias ada kerjasama yang atentunya untuk memberikan kenyamanan pada warga Manado sendiri,” ungkapnya.

Dalam rakor dibuka sesi diskusi melalui tanya jawab terkait kondisi keamanan di wilayah masing-masing kecamatan. Hadis dalam kesempatan itu, para Asisten, Kepala SKPD Manado, Camat, Lurah, Pala, tokoh masyarakat, tokoh agama Staf Ahli dan jajaran Pemkot Manado serta guru.(ald)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*