Sabtu, 24 Agustus 2019

Penerbitan Data Penduduk Manado Diperketat, Wajib Lampirkan STTS PBB

Tinangon, Dukcapil

Hans Tinangon

MANADO, (manadoterkini.com) – Pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan Akte-akte di Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Discapilduk) kota Manado makin diperketat. Antisipasi masuknya warga tanpa identitas lengkap ke Manado menjadi pemicu. Pemerintah kini mulai melihat lamanya waktu domisili warga di lingkungan tempat tinggal. Ini harus dibuktikan dengan surat lunas pajak. Untuk mengurus data diri tersebut, salah satunya yaitu wajib melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Hal ini disampaikan kepala Discapilduk Manado Hans Tinangon kepada harian ini saat ditemui diruang kerjanya.”Jadi mulai berlaku hari ini dan ini juga bertujuan warga kota bisa mematuhi kewajiban mereka,” ujar Tinangon.

Ditambahkannya, warga yang hendak datang mengurus berkas capil dan kependudukan harus membawa bukti pelunasan PBB berupa Surat Tanda Terima Setoran (STTS), untuk ditunjukan kepada petugas loket di Discapilduk.

“ini berlaku semua berkas pengurusan tidak hanya KTP dan KK, tapi juga untuk Akte Kelahiran, Akte Perkawinan, Akte Perceraian dan Akte Kematian,” beber mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Manado ini, seraya menjamin semua pengurusan berkas di instansinya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, semua itu dibiayai anggaran negara, gratis tanpa dipungut bayaran.(ald)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*