Kamis, 17 Oktober 2019

Distakot dan BP2T Kecolongan Gedung Youth Center Diduga tak Ada IMB

manado, malalayang

Jackson Sulangi SH

MANADO, (manadoterkini.com) –Setelah terkait masalah hukum, ternyata bangunan Youth Center diduga tidak mengatongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Buktinya, kepala Dinas Tata Kota Manado Benny Mailangkay terkesan ragu-ragu menyatakan kalau gedung tersebut telah mengantongi IMB.“Saya mau cek dulu,”singkat Mailangkay.

Alhasil, gedung Youth Center yang diharapkan menjadi sarana pemuda di Kota Manado menyalurkan kreatifitas dan talenta di bidang seni dan olahraga tampaknya masih mendapat hambatan.

Terpisah, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Manado, Harke Tulenan, yang dikonfirmasi mengakui selang menjabat ditempat tersebut dirinya tidak perna menandatangani IMB untuk gedung Youth Center.

Pelak saja, hal tersebut telah melangkai pasal 21 Permendagri Nomor 32 tahun 2010 dan Perda Nomor 6 tentang bangunan serta pasal 86 dan 88 tentang pembongkaran. Sangsi pidana pun tercantum di pasal 96 adalah pelanggaran terhadap pasal ini dihukum 3 bulan kurungan dengan denda pasal 97 yaitu 10 persen dari nilai bangunan.

Kondisi tersebut dinilai pemerhati Kota Manado, Jackson Sulangi SH, bahwa Pemkot Manado dalam hal ini Distakot dan BP2T kecolongan karena tidak serius melihat bangunan apalagi berhubungan erat dengan prasarana yang dibangun pemerintah.

“Harusnya hal ini tidak terjadi seperti ini, jika ada kerjasama yang baik antara SKPD di Pemkot Manado. Artinya, komunikasi dan koordinasi berjalan sebagaimana mestinya. Apalagi gedung itu dibangun pemerintah untuk fasilitas publik, jadi persoalan perizinan dan kajian lingkungan tidak ada masalah. Jika IMB tidak ada bukan tidak mungkin izin kajian lingkungan tidak dikantongi. Jika demikian ini jelas contoh yang tidak baik bagi masyarakat,”ujar Sulangi.(mlz)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*