Sabtu, 24 Agustus 2019

Tetty Paruntu Jadi Rebutan di Pilkada Minsel 2015

PDIP, Gerindra dan Demokrat Dikabarkan Siap Berkoalisi Dengan Golkar

Minsel, Pilkada

Tetty Paruntu-Ventje Tuela

AMURANG, (manadoterkini.com) – Kemenangan Partai Golkar Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dalam ajang Pemilihan Bupati (Pilbup) 2009 lalu dan Pemilihan Calon Legislatif pada 2014 ini, berdampak signifikan pada Pilbup 2015 mendatang. Tidak heran bila sejumlah Partai Politik seperti PDI-P, Demokrat, dan Gerindra memberi signal siap berkoalisi dengan Partai Golkar dalam Pilbup Minsel pada 2015 mendatang.

Bukan hanya Partai Politik, sejumlah figur politisi juga memberi signal siap mendampingi Christiany Eugenia Paruntu SE sebagai calon Wakil Bupati dalam Pilbup. Tetty sendiri menjadi calon tunggal Partai Golkar pada Pilbup mendatang.

Menurut Ketua PDI-P Minsel Rommy Pondaag, partainya baru akan melakukan survey calon Bupati pada bulan Desember, namun ada peluang PDI-P bisa berkoalisi dengan Partai Golkar.

Bocoran yang berkembang diinternal PDI-P Minsel ada tiga figur yang berpeluang mendampingi Tetty, masing-masing Rommy Pondaag, Boy Tumiwa dan Frangky Wongkar. Sementara di Partai Demokrat sendiri, Ketua DPC PD Minsel Jhon RM Sumual SE SH mengungkapkan, koalisi Golkar dan Demokrat terbuka peluang terjadi di Minsel. “Bila koalisi menguntungkan, mengapa tidak,   Demokrat siap menjadi papan dua,” ujar Sumual.

Diinternal Demokrat ada dua yang diwacanakan akan mendampingi Tetty, masing-masing Jhon Sumual SE dan Setly Kodong. Di Gerindra, jajaran kader seperti Jaclyn Koloay SH dan Alvian Ruung merindukan koalisi Partai Golkar dan Gerindra bisa dipertahankan dari pusat sampai ke daerah.

Menurut mereka duet Tetty dan Ketua DPC Gerindra Anne Langi, dipastikan akan memenangkan Pilbup Minsel 2015.”Dua figur ini mempunyai latar belakang pengusaha. Satunya bisa memberikan kontribusi suara yang signifikan di daerah Minsela yang satunya lagi di daerah Tareran, Sultra, Tatapaan dan Turangga,” jelas Koloay yang diaminkan oleh Ruung.

Informasi lainnya mantan Wakil Bupati Minsel, Ventje Tuela, juga membuka peluang mendampingi Tetty apabila tidak diakomodir oleh PDIP. Sosok VT sendiri bukan orang baru di Partai Golkar, mengingat karier Politik beliau diawali di partai berlambang pohon beringin tersebut. “Itu bisa saja terjadi kalau VT tidak diakomodir oleh PDIP. Apalagi komunikasi politik bisa berubah dalam hitungan detik. Meski disatu sisi PDIP masih akan melakukan Musda Oktober mendatang. Bisa jadi juga tergantung dengan Musda tersebut, karena beliau dijagokan memimpin kembali Partai berlambang moncong putih di Minsel,”ungkap sumber internal PDIP.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*