Minggu, 18 November 2018

Festival Budaya Bantik Warnai Peringatan 65 Tahun Gugurnya Robert W Mongisidi

manado, GSVL

Foto bersama usai menyerahan hadia dalam festival budaya bantik

MANADO, (manadoterkini.com) –Festival Budaya bantik telah menjadi ivent tahunan bahkan telah menjadi agenda pariwisata Kota Manado setiap tahun. Kegiatan yang dibuka Walikota Dr GS Vicky Lumentut dan Wawali Dr Harley AB Mangindaan, Jumat (5/9) siang hingga sore tadi, dirangkaikan dengan 65 tahun gugurnya Pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi di lapangan Bantik Malalayang.

Menurut Walikota, tak terasa sudah 65 tahun berlalu kepergian Bote panggilan akrab Pahlawan Nasional yang orang Bantik itu di ujung regu tembak. Dimana, duka telah diganti suatu kebanggaan. Bangsa Indonesia kehilangan salah satu putra terbaik bangsa, namun guna mewarisi semangat Bote yakni Setia Hingga Terakhir Dalam Keyakinan.

“Maka kita yang ada saat ini, merupakan penerus semangat Bote baik itu datang dari bidang hidup profesi, dan kapabilitas yang dimiliki di manapun kita berada,”ungkap Walikota.

Menurut GSVL, lewat festival Bantik ini merupakan salah satu upaya untuk memelihara jati diri dan kearifan Bantik. Tidak boleh dilupakan bahwa Robert Wolter Mongisidi adalah putra terbaik Bantik, yang menjadi putra Bangsa Indonesia.

“Saya minta, pertahankan terus semangat dan jati diri Bantik ini. Semoa bisa juga menjadi Garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Kota Manado kedepan,” ujar GSVL disambut aplaus ribuan warga Bantik yang hadir.

Terkiat kegiatan festival budaya bantik tersebut, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Pemkot Manado, Hendrik Warokka mengakui telah menjadi ivent tahunan pariwisata di Kota Manado. “Budaya bantik dan gugurnya Pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi sudah menjadi ivent tahunan di Kota Manado. Jadi ini telah menjadi prodak pariwisata Kota Manado,”ukunya.

Usai memberikan sambutan, Walikoa GSVL didampingi Wakil Walikoa DR Harley AB Mangindaan, menyerahkan sejumlah hadiah bagi para pemenang lomba yang sebelumnya telah digelar oleh pihak panitia. Dan dilanjutkan dengan foto bersama alias Selfie, baik dengan kamera handphone maupun Tongsis (Tongkat Narsis) yang disiapkan para undangan dan warga Bantik yang ingin mengabadikan wajah mereka dengan dua pemimpin di Kota Manado tersebut.(ald)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*