Kamis, 19 September 2019

Lahan Pertanian di Minsel Belum Dimanfaatkan Maksimal

AMURANG, (manadoterkini.com) – Lahan pertanian di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) belum dimanfaatkan maksimal oleh petani. Khusus lahan persawahan, masih ada yang belum diolah dan dimanfaatkan. Kepada wartawan, Kepala Dinas Pertanian dan Pertenakan (Distanak) Minsel Ir Decky Keintjem MSi menuturkan jika Minsel masih memasok beras dari daerah lain. Karena kalau hanya mengharapkan produksi lokal tidak akan cukup.

“Belum semua lahan dimanfaatkan dengan baik oleh petani. Masih ada lahan yang tidak diolah. Saat ini, walaupun tidak semuanya tapi daerah ini masih memasok kebutuhan beras dari daerah lain,” ujar Keintjem.

Dia menambahkan agar para petani tidak tergiur untuk menjual lahan pertanian ke orang lain. Sebab harga tanah tidak menurun melainkan naik setiap tahunnya.”Dari data kami menunjukan banyak petani penggarap yang dulunya memiliki lahan sendiri dan saat ini mereka tinggal menggarap lahan orang lain. Hal itu sangat merugikan. Karena uang hasil penjualan lahan hannya sesaat dinikmati jika tidak diolah dengan baik,” jelasnya.

Disisi lain, sejumlah petani menjelaskan jika dulunya ia memiliki lahan sendiri. Namun sekira 4 tahun lalu terpaksa menjualnya karena membutuhkan dana tunai untuk suatu keperluan yang tidak bisa ditunda.”Sebenarnya saya tidak ingin menjual sawah saya. Tapi karena terpaksa, jadi hal itu saya lakukan. Dan saat ini saya tinggal menggarap lahan orang lain untuk mencukupi kehidupan keluarga,” ujar Arifin Merentek petani asal Minsel.

Lain halnya dengan Jony, petani yang memiliki lahan sendiri. Ia mengharapkan agar pemerintah memperhatikan nasib petani kecil dengan memberikan bantuan pupuk.”Bantuan pupuk sangat kami perlukan untuk meningkatkan produksi. Jadi saya mohon kepada pemerintah melalui instansi terkait untuk memperhatikan hal ini demi kesejahteraan rakyat,” harapnya.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*