Senin, 16 September 2019

60 Persen Penghuni Rutan Amurang Pelaku Cabul

AMURANG, (manadoterkini.com)- Moral jelek. Itulah kata yang pas disematkan buat sebagian besar penghuni rumah tahanan (Rutan) Amurang. Menurut penjelasan dari Kepala Rutan Amurang Sulistyadi Amd IP SSos, 60 persen dari tahanan disana karena kasus kekerasan pada perempuan.”Mulai dari kekerasan pada anak dibawah umur, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pemerkosaan, cabul dan kasus-kasus lainnya yang berkaitan dengan perempuan,” ujarnya.

Sulistyadi juga menambahkan jika diantara 60 persen tahanan tersebut, ada berbagai golongan umur.”Ada yang empat puluhan, lima puluhan, bahkan ada yang sudah lansia (diatas 60 tahun) masih sempat mencabuli anak dibawah umur,” jelasnya sambil menggeleng-gelengkan kepala.

Menurutnya, prilaku dari orang-orang seperti itu harus diubah. Sebab itu, dukungan dari keluarga dan kemauan untuk berubah dari pelaku kejahatan itu sendiri sangat dibutuhkan. Sebab walaupun keluarga dan orang dekat sudah berusaha maksimal namun tidak ada kemauan dari pelaku untuk berubah, akan sia-sia.

Di tempat terpisah, Kendy Kodongan tokoh muda Minsel mengungkapkan, kalau pada dasarnya semua orang yang dipenjarakan bermoral jelek. Karena mereka semua adalah pelanggar hukum dan meresahkan masyarakat. Namun, apabila punya kemauan keras untuk berubah, moral yang jeblok tersebut bisa dibangun kembali.”Petugas Rutan harus mengeluarkan seluruh kemampuan untuk membina semua tahanan, bukan hannya pembuat kasus tertentu, tapi semuanya harus mendapat perhatian,” jelasnya sembari menambahkan jika tahanan walaupun sudah dibebaskan, pandangan masyarakat buat orang tersebut tidak akan sama lagi dengan sebelumnya kecuali kelakuannya menjadi lebih baik.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*