Sabtu, 14 Desember 2019

Perbaiki Kualitas Layanan, Walikota GSVL Perpanjang Masa Pembayaran PBB-P2

KEKHAWATIRAN para wajib pajak, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tentang tenggal waktu masa pembayaran yang biasanya berakhir 30 September 2014 dan membebankan jumlah denda kepada pembayar pajak, dijawab lugas Walikota Manado, Dr. G.S. Vicky Lumentut. Setelah berturut-turut menerima laporan dan keluhan sejumlah besar pembayar pajak terkait kekurang kesiapan aparatur Pemerintah Kota Manado dalam hal ini Dinas Pendapatan Daerah dalam menangani proses pembayaran pajak, mantan Sekretaris Daerah Kota Manado di era Walikota Jimmy Rimba Rogi, menegaskan perpanjangan masa waktu pembayaran.

manado

Sidak Walikota ke Dispenda menyaksikan proses pembayaran PBB-P2

manado

Sidak Walikota ke Dispenda menyaksikan proses pembayaran PBB-P2

Ketika ditanya seputar kebijakan perpanjangan masa pembayaran PBB-P2, alumni Harvard Kennedy School ini memberikan penjelasan.“Kalau dulu, sebagian wajib pajak memanfaatkan hari terakhir pembayaran di hari terakhir yaitu 30 September sehingga terjadi penumpukan, kini kami memberikan layanan lebih kepada wajib pajak PBB-P2 di Manado. Peraturan memungkinkan kami selaku pihak yang diberi wewenang menerima pembayaran pajak daerah seperti PBB P2 untuk memperpanjang atau mengundurkan waktu pembayaran. Surat edaran sudah saya perintahkan untuk dibuat oleh Dispenda dan sementara berproses, tapi kepada masyarakat dengan ini kami sampaikan bahwa batas waktu pembayaran PBB-P2 adalah 6 (enam) bulan sejak penyerahan SPPT dari Kantor Pajak Pratama. Nah, kepada seluruh kelurahan di Kota Manado melalui 11 Camat, telah diserahkan kurang lebih 94 ribu SPPT dari Dispenda, pada Rabu 11 Juni 2014 lalu. Dengan demikian, perpanjangan waktu pembayaran PBB-P2 sampai dengan tanggal 11 Desember 2014. Mudah-mudahan perpanjangan ini bisa membantu peningkatan kualitas pelayanan pembayaran PBB-P2 di instansi terkait, minimal mengurangi penumpukan pembayar pajak. Saya memang menerima banyak sekali laporan masyarakat, terutama melalui Saudara Wakil Walikota, Dr. Harley Mangindaan, tentang tingginya ekspektasi masyarakat pada kualitas layanan di Dispenda. Pada Senin 29 September kemarin, saya menerima laporan jumlah pembayar pajak melebihi angka 1500,”urai Walikota GSVL.

manado

Rakorev PBB-P2

foto 4 adv

Rakorev PBB-P2

Sebagaimana diketahui, pada tahun pertama pelaksanaan pembayaran pajak daerah dalam hal ini PBB-P2, Pemerintah Kota Manado masih mengalami berbagai penyesuaian, mulai dari sistem hingga mekanisme pembayaran. Hal itu diakui Kepala Dinas Pendapatan Daerah, Bismark Lumentut, S.E. melalui Kepala Bidang Dana perimbangan sendiri menganggap wajar jika pada tahun pertama pelaksanaan masih terdapat berbagai hal yang mesti diperbaiki.

manado

Walikota GSVL berdialog dengan KaBid Dana Perimbangan Dispenda yang bertanggung jawab teknis terhadap pembayaran PBB-P2

Mantan Lurah Bahu yang kini akrab dengan sumber pemasukan kas daerah ini mengemukakan.“Di bawah arahan Pak Walikota, Pak Wawali, dan Pak Sekda kami merasa optimis berbagai kekurangan yang ada akan bisa kami atasi. Berbagai evaluasi dan masukan masyarakat terus kami kaji dan tindak lanjuti untuk mengejar tuntutan terhadap pelayanan prima. Evaluasi dan pembenahan ini tentu menjadi motivasi utama bagi kami sehingga target yang diberikan kepada kami sekitar 37 milyar sudah bisa terealisasi sekitar 57 persen atau sekitar 21 milyar, dan dengan perbaikan sistem serta perpanjangan masa pembayaran, kami juga optimis, realisasi PBB-P2 bisa memenuhi target yang ditetapkan,”pungkasnya.(advetorial/medco/ald)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*