Selasa, 17 September 2019

Rakorev TKPKD Manado, Sekda : Program Penanggulangan Tekan Kemiskinan

manado

Rakorev TKPKD Manado

MANADO, (manadoterkini.com) – Kemiskinan merupakan masalah kompleks yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tingkat pendapatan, kesehatan, pendidikan, akses terhadap barang dan jasa (lokasi), kondisi geografi, gender dan posisi lingkungan oleh kemiskinan tidak dibatasi oleh ketikmampuan ekonomi tetapi juga kegagalan pemenuhan hak-hak dasar dan perbedaan pemenuhan seseorang atau sekelompok orang dalam menjalani kehidupan yang bermartabat. Hal itu dibahas dalam Rakorev Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) yang dilaksanakan di ruang tolu kantor Walikota Manado Selasa, (30/9).

Berdasakan hasil evaluasi TKPKD secara ringkas dapat di laporkan tingkat kemiskinan di Kota Manado berdasarka data terakhir yang ada dari Badan Pusat Statistik Kota Manado 6.5 (2010), 6.4% (2011), 4.91% (2012), 4.88% (2013) dibandingakan angka kemiskinan nasional Kota Manado berada dibawah angka kemiskinan yaitu 11.66% dan juga Angka Kemiskinan Provinsi sebesar 7.64% sesuai dengan RPJMD kota Manado angka ini lebih kecil 5.25 %.

Sekretaris Daerah Ir.M.H.F Sendoh yang juga Wakil Ketua TKPKD Kota Manado mewakili Wakil Walikota Dr.Harley Mangindaan selaku ketua TKPKD Kota Manado mengatakan dalam upaya untuk menghadirkan masyarakat yang sejahtera maka forum ini adalah penting sebagai upaya membangun sinergitas dan sinkronisasi peran program penanggulangan kemiskinan yang ditangani oleh unit kerja pemerintah kota Manado dan stakeholder terkait agar dapat berjalan dengan efektif, efisien dan juga terarah.

“Dalam perkembangannya sinkronisasi program penanggulangan kemiskinan di kota Manado mampu menekan angak kemiskinan. Dimana telah mencapai target RPJM Kota Manado pada tahun 2015 yaitu 5.25%,” ujar Sekda.

Sekda pun berujar bahwa semua ini belum selesai karena harus kerja keras untuk meningkatkan kesejahtraan warga kota Manado terlebih khusus untuk mengangkat keluar dari batas kemiskinan. Maka Rakorev TKPKD ini menurut Sekda merupakan satu momentum berkomitmen dan kerja keras sebagai Pemkot Manado menaggulangi masalah kemiskinan di kota Manado.

Sendoh pun berharap peserta Rakorev menyuarakan masalah-masalah yang dialami terkait menjalankan program-program penanggulangan kemiskinan. Dari masalah itu bisa merumuskan langkah yang diperlukan untuk memantapkan koordinasi yang diperlukan untuk menanggulangi kemiskinan kedepan.

Sementara itu Kepala BAPEDA Kota Manado Peter Assa Ph.D, mengatakan dalam menangani masalah kemiskinan maka dibentuk Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD).“Untuk itu dalam menanggulangi permasalahan kemiskinan di Indonesia sesuai dengan peraturan Presiden 15 tahun 2010 mengamanatkan pembentukan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah untuk itulah Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah diberikan tugas dan tanggung jawab rapat koordinasi dan evaluasi TKPKD dalam rangka menanggulangi, mengevaluasi dan mengendalikan kemiskinan yang ada di kota Manado,”ujar Assa yang juga Sekretaris TKPKD Kota Manado.

Assa juga mengatakan untuk menurunkan angka 4.88% di tahun 2013 bukanlah hal yang mudah karna diperlukan upaya bersama secara maksimal dan kerja dari Tim agar angka ini dapat diturunkan. Hadir dalam rakorev tersebut Assisten Satu Kota Manado,Assisten Tiga, Staff ahli,para kepala SKPD di lingkup pemerintah kota Manado,Kepala kantor depag,perguruan tinggi,kepala biro pusat statistik,pimpinan bulig,pengurus tp pkk,dan dharma wanita.(ald)

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*