Selasa, 17 September 2019

Terkait Solar Cell, APBD Telah Dikonsultasikan dengan Pemprov Sulut

manado

Kepala BAPPEDA Manado Dr Peter KB Assa

MANADO, (manadoterkini.com) — Proyek solar cell atau lampu jalan tenaga matahari yang telah tertata dalam APBD Perubahan 2013 dan pada pelaksanaan di tahun 2014 telah melalui mekanisme hingga pada konsultasi Pemprov Sulut.

Menurut Kepala Bappeda Manado Peter Assa, pada tahapan hingga terdapat dalam APBD awalnya melalui KUA PPAS sementara. Sementara Dekot Manado yang haknya badgeting ikut ada hingga KUA PPAS ke Dekot Manado untuk disepekati sebagai program kegiatan utama, termasuk total anggaran.

“Soal jumlah anggaran tentunya dibuat klarifikasi RKA dari SKPD dengan dibuat RAPBD dari keuangan. Nah, proses itu sudah dengan rincian dan diserahkan ke Dekot yang waktu itu dibahas dengan Pemkot,” terang Assa meluruskan kisruh anggaran Solar Cell itu.

Assa menjelaskan, ada hal yang penting yang bisa dilihat yang biasanya di Permen 27 tahun 2013 tentang pedoman penyusunan APBD DAU belum bisa taruh jumlah pasti. Hal ni dikarenakan, antisipasi jika DAU turun harus ada penyesuaian hingga otomatis RAPBD disesuaikan.

“Contohnya, ada hal lain yang harus disesuaikan Dekot seperti masa reses. Mereka berhak tambahkan. Itu juga berlaku di proses RAPD keseluruhan. Karena, itu ada ruang dibahas lagi soal solar cell tapi dengan catatan tidak boleh tambah program, sedangkan kegiatan disesuaiakan APBD terkait pendapatan daerah,” ungkap Assa.

Disatu sisi mantan Kadis Pariwisata Manado menegaskan, ketika diskusi itu dan kemudian ada kesepakatan dari Pemkot dan Dekot, saat itu solar cell masuk. “Itu pun masuk hasil reses Dekot ke APBD yang selanjutnya dikunsultasikan ke Pemprov Sulut. Artinya, ada pembahasan di komisi dan banggar, itu prosesnya. Provinsi pun tidak mungkin mengeluarkan rekom untuk Perda APBD kalau satu dokumen tidak sinkron, karena sampai berita acara rapat komisi akan diminta Pemprov Sulut,” jelas Assa.

Kadis Tata Kota Manado Benny Mailangkay menegaskan, anggaran solar cell dalam APBD 2014 ini telah diusulkan sejak 2013 lalu. “Dan dokumennya (APBD) sudah ditandatangani oleh ketua-ketua Dekot Manado,” tambahnya.

Dan lagi, anggaran Rp10 miliar tersebut telah diserahkan ke LPSE dan diumumkan dengan angka Rp9,96 miliar. “Waktu pengerjaannya hanya 90 hari. Pokoknya tahun 2014 ini proyek tersebut sudah harus selesai,” kunci Mailangkay. (*/ald)

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*