Rabu, 11 Desember 2019

Deklarasi Agustus Buahkan Hasil, Kerja Keras Walikota Manado Direspon Masyarakat

Data Kasus Tarkam dan Panah Wayer di Manado Menyusut

manado

Deklarasi Agustus lalu

MANADO, (manadoterkini.com) – Kesepakatan yang tertuang dalam Deklarasi Agustus Manado Aman dan Damai, untuk mendukung terciptanya suasana yang nyaman di Kota Manado kini telah berbuah hasil positif.

Hal ini menyusul, sesuai data tindak kriminal tarkam dan aksi panah wayer yang berhasil dirangkum, pasca deklarasi yang diawali Manado Strategic based Leadership Strategy (MANSTAT) serta Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Keamanan Lingkungan, di ruang Serbaguna Kantor Walikota, telah menyusut.

Kepala Satuan Reskrim (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Manado, AKP Dewa Palguna yang dikonfirmasi Swara Kita mengakui memang sejak Agustus hingga September ini tindak criminal khusunya tarkam dan aksi panah wayer menurun. “Hingga pada September 2014 ini hanya 3 laporan kasus panah wayer. Kami berharap kondisi keamanan terus dikawal bersama masyarakat kota Manado,” terangnya.

Sebelumnya Kasat Bina Mitra Polresta Manado Kompol Sugiyanto di kegiatan Penyuluhan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) kota Manado yang mengambil tema Memperkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa di kalangan etnis, suku dan budaya yang ikut dihadiri Wawali Manado Dr Harley Mangindaan mengakui tindak kriminal di Manado turun drastis. Hal ini pun dinilai karena warga masyarakat Manado telah bersama-sama menjaga dan mengawal soal kamtibmas.

manado

Sidak Walikota ke Dispenda menyaksikan proses pembayaran PBB-P2

Hal ini pun diakui Kabag Humas Manado Franky Mocodompis bagian dari kerja keras Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wawali Harley Mangindaan serta semua elemen masyarakat bagaimana menciptakan Manado nyaman, dengan menindaklanjuti deklarasi melalu gelar rakor keamanan dan ketertiban di setiap kecamatan di wilayah Manado. Termasuk dengan menjaring aspirasi dan keluhan warga dengan turun langsung di wilayah konflik.

Walikota GSVL panggilan akrab suami tercinta Ny Prof Juleyta PA Runtuwene mengaku dimana memang melalui rapat koordinasi telah merumuskan bersama aparat keamanan menjaga Manado tetap aman dan nyaman. “Mulai dari peredaran miras yang merugikan dan banyak menimbulkan persoalan. Sampai pada kerjasama melalui patroli gabungan TNI/POLRI dan Pemkot terus difokuskan ke lokasi atau warung-warung yang menjual miras terlebih tanpa izin. Termasuk turun dilokasi mensosialisaikan soal keamanan,” terang GSVL.

Lanjut GSVL, ini semua demi meminimalisir aksi kejahatan yang bakal merugikan diri sendiri maupun banyak orang, termasuk mengantisipasi dugaan ada yang ingin menciptakan kota Manado agar tidak aman. “Ini dilakukan pemerintah untuk masyarakat Manado. Modal keamanan akan berdampak positif di semua sendi pembangunan dan perekonomian di kota Manado, untuk itu kami ajak mari jaga kota Manado untuk terus nyaman,” ungkap Walikota enerjik ini. (*/ald)

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*