Kamis, 12 Desember 2019

Raihan Adipura 8 Kali Beruntun, Tarik Perhatian Pemkab Bekasi

manado

Wawali didampingi para asisten bersama Bupati Bekasi

MANADO, (manadoterkini.com) – Pemerintah Kabupaten Bekasi yang dipimpin Bupati dr.Hj.Neneng Yasin Hasanah, Rabu (8/10) berkunjung di Pemkot Manado. Rombongan diterima Wakil Walikota Harley AB Mangindaan di ruang toar Lumimuut.

Dikatakan Hasanah, studi banding itu untuk mempelajari upaya Pemkot Manado menjaga kebersihan dan kenyamanan kota. Bupati Neneng menjelaskan bahwa mereka ingin mencari kunci keberhasilan Kota Manado mengenai kebersihan sehingga bisa meraih adipura sampai 8 kali. “Kami senang dengan kebersihan Manado,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Manado sengaja dikunjungi karena sudah menggondol delapan kali Adipura berturut-turut. “Sedangkan Bekasi sepengetahuan saya belum pernah meraihnya sama sekali,” terangnya.

Selain itu, Pemerintah Bekasi juga ingin mempelajari tata ruang pantai milik Manado dan kebijakan terkait dunia pendidikan. “Bekasi punya 72 KM pantai, tapi tak seindah dan sebersih milik Manado,” ungkapnya. Rencananya, rombongan Pemkab Bekasi akan berada tiga hari di Manado.

Ditempat terpisah Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Manado, Julises Oehlers, menuturkan Adipura yang selama ini diraih Kota Manado merupakan buah kerja semua elemen masyarakat Kota Manado. “Ini bukti kerja keras semua pihak, baik itu warga Kota Manado, Pemkot Manado dan petugas kebersihan yang setiap hari bergelut dengan sampah,”ujar Oehlers.

Dalam studi banding tersebut, terjadi dialog terkait perizinan, kependudukan dan tata ruang serta kebersihan, dan tawaran-tawaran solusi masalah pemerintahan.

Sementara itu, Wawali Harley AB Mangindaan, berharap studi banding tersebut bisa bermanfaat bagi semua pihak. “Meski harus diakui, Manado juga masih memiliki kekurangan sebagaimana kota lainnya,”ujar Ai sapaan akrab Wawali.

Dia menambahkan, sinergitas pemimpin kota yang disertai komitmen SKPD jadi kunci berbagai keberhasilan pemkot. “Memang masih ada masalah, seperti pemadaman listrik, meski sebenarnya itu tanggung jawab PLN tapi yang diserang wali kota dan wakil wali kota dan juga pemerintah kota,” ungkapnya. (ald)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*