Sabtu, 14 Desember 2019

Walikota Manado Bantu 60 Juta, Untuk Korban Kebakaran Lawangirung

manado

Walikota GSVL bersama Kedis Sosial, Kaban Penanggulangan bencana di lokasi kabakaran lawangirung

MANADO, (manadoterkini.com) – Meski disibukan dengan pemeriksaan marathon sebagai saksi di Polda Sulut serta mengikuti Sidang Majelis Tahunan Sinode GMIM sebagai Majelis Pertimbangan di Kawangkoan, tak menyurutkan perhatian Walikota Dr GS Vicky Lumentut, terhadap warga Manado yang tertimpa bencana kebakaran di Kelurahan Lawangirung. Terbukti, Kamis (9/10) usai menghadiri Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) baik upacara di Tuminting, maupun kunjungan lapangan Bailang dan Pandu Mapanget, Walikota GSVL menemui korban bencana kebakaran untuk memberikan penguatan dan penghiburan sekaligus akan memberikan bantuan sekitar Rp 60 juta.

“Kejadian kebakaran yang menimpa 10 rumah di Kelurahan Lawangirung ini diluar perkiraan dan kemampuan kita Pemerintah dan masyarakat. Untuk itu Karena ada rumahnya yang tidak bisa digunakan lagi dan ada yang masih bisa, Pemkot akan membantu meringankan penderitaan lewat kerugian yang terjadi. Dua rumah yang sama sekali habis akan kami beri bantuan 10 juta, rumah yang lain dibantu 5 juta. Minggu depan kita realisasikan bantuan yang totalnya 60 juta rupiah itu,”ungkap Walikota GSVL.

Untuk lainnya, seperti makanan dan kesehatan, kata Walikota akan disediakan oleh Dinas terkait yakni Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan.“Kalau yang lain, makanan kita berikan karena sifatnya tanggap darurat akan dilayani oleh Dinas Sosial, dan kesehatan ditangani Dinas Kesehatan Puskesmas Pembantu,”kata Lumentut.

Terkait bantuan yang nantinya diberikan Pemkot Manado tersebut, akan ditangani Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado. Untuk itu, Kepala BPBD Manado Max Tatahede yang turut mendampingi Walikota di lakasi kebakaran menghimbau keluarga korban bisa menindaklanjuti bantuan tersebut dengan persyaratan administrasi untuk pertanggung jawaban.“Silakan membuat proposal. Bisa diantarkan langsung ke Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. Nanti akan diproses untuk membantu keluarga korban bencana kebakaran,”kata Tatahede.

Diketahui kebakaran yang terjadi Selasa lalu tepatnya depan Kementerian Agama Kota Manado, pada jam sibuk. Apalagi jalan WR Supratman kompleks Mesjid Raya Ahmad Yani, salah satu poros jalan utama yang sering dilalui ratusan kendaraan, sehingga 8 mobil pemadam kebakaran (damkar) Pemkot Manado dan ditambah 1 mobil water canon Polresta Manado, kesulitan untuk sampai ke lokasi kebakaran, karena terhalang macet. Tak pelak, sedikitnya 10 rumah yang dihuni 18 kepala keluarga atau 60 jiwa, menjadi sasaran amukan si jago merah.(ald)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*