Kamis, 5 Desember 2019

DPRD Minsel Angkat Bicara Soal Obat Kosong di Puskesmas

minsel

Drs Robby Sangkoy MPd

AMURANG, (manadoterkini.com) – Ketua Komisi II DPRD Minsel, Drs Robby Sangkoy MPd, angkat suara soal kekosongan obat yang sering terjadi di puskesmas.“Saya rasa tidak ada alasan pihak puskesmas mengatakan obat kosong. Mungkin diketahui tiap bulan semua puskesmas di Minsel mendapatkan dana kapitasi sebesar Rp 25 juta. Dana yang bersumber dari APBN dan APBD, penggunaannya telah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup), dimana 70% berbanding 30% . Dan ini sudah termasuk obat, jasa medis, operasional puskesmas (rekening listirk air-red),”terang Sangkoy.

Lanjut Sangkoy, tiap puskesmas menerima dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang didalamnya juga ada pengadaan obat. “Pihak puskesmas seharusnya peka melihat kondisi ini dan mampu menanggulangi kekurangan obat. Bukan memberi alasan tidak ada obat karena belum disalurkan Dinas Kesehatan,”ungkap Sangkoy.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Minsel dr Terrnie Paruntu ketika dikonfirmasi membenarkan bila 2014 pengadaan obat di Minsel berbanderol Rp 2 miliar.”Memang sampai saat ini obat belum masuk. Keterlambatan disebabkan oleh katalog obat. Namun warga tidak perlu khawatir, bila obat masuk langsung distribusikan ke tiap puskesmas,” pungkasnya.(dav)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*