Kamis, 12 Desember 2019

Pilkada Oleh DPRD, Golkar Minsel Diminta Rapatkan Barisan

Lakoy : Jangan Ada Penghianat

AMURANG, (manadoterkini.com)-Hitung-hitungan diatas kertas, pemilihan Bupati di Minahasa Selatan (Minsel) pada 2015 mendatang, dapat dipastikan akan dimenangkan oleh Koalisi Merah Putih (KMP) yang mempunyai 22 kursi di DPRD Minsel, dari 30 kursi yang ada. Namum demikian, Partai Golkar yang memiliki kursi terbanyak yakni 10 kursi perlu waspada dan sudah selayaknya merapatkan barisan.

Hal ini disampaikan langsung oleh pengurus Partai Golkar Minsel yang juga merupakan mantan anggota DPRD Minsel periode 2009-2014 Karel Lakoy. Menurut Lakoy, Golkar yang tergabung di KMP jangan terlalu pecaya diri.”Pemilihan yang dilakukan langsung oleh DPRD sangat rentan dengan bujuk rayu rupiah. Saya dapat pastikan ratusan juta bahkan miliaran rupiah yang dikeluarkan anggota DPRD hingga duduk, pasti akan menjadi celah untuk aksi bujuk rayu,” ujar Lakoy.

Ditambahkan Lakoy, dari 22 anggota DPRD yang tergabung dalam KMP, tidak menutup kemungkinan bisa 7 sampai 8 akan berseberangan karena berbagai kepentingan termasuk rupiah.”Mumpung belum terlambat, saatnya Golkar yang dibawah pimpinan Jenny Johana Tumbuan SE merapatkan barisan, jangan ada penghianat,” ujar Lakoy.

Hal senada dikatakan oleh Ketua Kosgoro Minsel Wem ‘Baba’ Mononimbar. Menurutnya, Pilkada lewat DPRD harus diwaspadai oleh KMP.”Diatas kertas boleh KMP unggul telak, namun saat pemilihan kelak tidak ada yang bisa menjamin. Apalagi ini menyangkut hati. Kenyataan adanya penghianat dalam Pilkada yang digelar DPRD, dan ini pernah terjadi di Minahasa, dimana saat itu PDI-P kalah menyakitkan oleh Golkar karena adanya penghianat di internal PDI-P sendiri dan ini perlu diwaspadai,” tandasnya.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*