Senin, 16 September 2019

Sudah Dua Bulan DPRD Manado Belum Miliki Pimpinan Definitif

MANADO, (manadoterkini.com) – Dua bulan sudah DPRD Manado belum miliki pimpinan definitif. Sejak dilantik 11 Agustus 2014 lalu, hingga 11 Oktober 2014 hari ini belum ada kejelasan. Pelak saja, dengan belum adanya pimpinan definitif termasuk alat kelengkapan dewan akan menghambat program pemerintah Kota Manado.

Bahkan hingga kini belum ada proses untuk pengesahan melalui SK Gubernur dan dilantik oleh PN Manado. Padahal, partai pemilik kursi pimpinan dewan yakni Partai Demokrat, PDI Perjuangan dan Partai Golkar telah resmi memasukan SK penunjukan terhadap kadernya .

Tak ayal, riak-riak dalam DPRD Manado, semakin menjadi-jadi manakala pimpinan DPRD belunm juga terbentuk. Bahkan sorotan terhadap lembaga terhormat makin menjadi-jadi karena daerah lainnya sudah selesai hingga alat kelengkapan dewan padahal DPRD Manado lebih dulu dilantik.

“Ini memang aneh, Minsel, Minahasa, Tomohon dan Mitra serta Bitung sudah memparipurnakan pimpinan DPRD-nya. Bahkan Minsel saja telah memiliki alat kelengkapan dewan,”sindir tokoh Pemuda Widdy Rorimpandey SPt MPd kepada manadoterkini.com, Sabtu (11/10).

Dilain pihak, konflik internal Partai Demokrat yang tidak sejalan antara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sulut dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Manado, terhadap rekomendasi penunjukkan ketua definitif diduga menjadi penyebabnya.

Menariknya lagi, pimpinan sementara Cicilia Longdong yang juga berasal dari Partai Demokrat, dinilai tidak tegas untuk memfasilitasi terpilihnya pimpinan devinitif, karena dilema untuk menjalankan instruksi DPC atau DPD.

Bahkan sejumlah pimpinan DPRD Kota Manado telah memberikan ultimatum tenggang waktu hingga 13 Oktober kepada Partai berlambang Bintang Mercy ini untuk menyelesaikan polemik internal partai. Kalau pun hingga waktu yang diberikan belum juga ada penyelesaian, maka fraksi-fraksi akan mendesak pimpinan sementara lainnya yakni Richard Sualang mengambil sikap untuk menggelar paripurna internal mengesahkan calon Pimpinan definitif yang diusulkan SK partai yang telah dimasukan ke Sekretariat DPRD untuk diproses lebih lanjut.

“Saat ini kami masih menghormati sikap dan mekanisme internal Demokrat. Tapi sudah ada batas waktu yang disepakati bersama antara beberapa fraksi dengan Demokrat. Jika batas waktu itu dilanggar maka kami akan mendesak Sualang mengambil sikap tegas. Ini merupakan sikap kami untuk mempercepat proses penetapan Pimdef agar semua alat kelengkapan terbentuk dan agenda sudah dapat dilaksanakan,” kata Ketua Fraksi Gerindra, Apriano ‘Ade’ Saerang.

Hal sama juga ditegaskan Sekretaris Fraksi Hanura, Arthur Rahasia. Dituturkannya, meski tidak akan mencampuri internal Demokrat, namun pihaknya akan bersikap tegas karena persoalan di Demokrat berdampak besar pada kelembagaan. “Kami tidak mau campuri internal Demokrat. Tapi kami hanya menyuarakan apa yang seharusnya. Jangan sampai Demokrat menghambat kinerja dewan,” tegasnya.(*/tim)

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*