Sabtu, 21 September 2019

Depot Gas LPG di Sapa Barat Belum Kantongi Ijin

TENGA, (manadoterkini.com)-Komitmen Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE, untuk memudahkan para investor menanamkan investasinya di Minsel, dengan catatan taat aturan, ternyata mulai dilihat sebelah mata oleh oknum-oknum tertentu. Buktinya, bisa dilihat di Desa Sapa Barat, Kecamatan Tenga.

Seperti diketahui saat ini ada rencana pembangunan Depot pengisian gas LPG, namun sangat disayangkan pengusahanya belum mengantongi ijin sama sekali, namun sudah melakukan pembersihan lahan. Akibatnya, rencana ini dihentikan oleh Hukum Tua Sapa Barat, Jefry Mamesah, dengan arahan Camat Tenga Johanis Badar.

Badar sendiri ketika ditemui wartawan mengungkapkan pihak-pihak yang ingin menanamkan modalnya di daerah ini harus menyelesaikan terdahulu proses administrasi. Hal tersebut diperlukan supaya tidak ada hambatan ketika menjalankan usaha.”Setahu saya, pihak pengusaha yang ingin membangun Depot LPG di Sapa Barat belum menyelesaikan semua ketentuan. Sebab itu saya menghubungi Hukum Tua untuk mengecek administrasinya,” jelas Badar.

Ditambahkannya apa yang dilakukan ini kiranya menjadi contoh buat pengusaha lainnya untuk menyelesaikan segala ketentuan administrasi. Di tempat terpisah, Hukum Tua Sapa Barat Jefry Mamesah menuturkan kebenaran peristiwa pencegatan tersebut.”Begitu saya mendengar kabar jika pihak pengusaha mulai beraktifitas sebelum melengkapi administrasi, saya langsung menuju ke lokasi dan menanyakan apakah kelengkapan berkasnya sudah dipenuhi. Ternyata belum,” jelas Mamesah, sembari menambahkan jika saat itu juga dirinya langsung meminta pihak pengusaha untuk menghentikan aktifitas.

Kepala KPPTSP Sonny Sondakh SPd, membenarkan bila rencana pembangunan Depot pengisian LPG di Sapa Barat sampai saat ini belum mengantongi IMB dan juga ijin usaha.”Ya sampai saat ini mereka belum memiliki ijin,” pungkasnya.(dav)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*