Selasa, 17 September 2019

Sekwan : Rapat Paripurna Penetapan Pimpinan DPRD Manado Ditunda

MANADO, (manadoterkini.com) – Rapat Paripurna penetapan pimpinan Dekot Manado yang dijadwalkan Sekretariat Dewan (Sekwan) Kota Manado Senin (13/10) berujung batal. Padahal, ruang Toar Lumimuut Pemkot Manado telah diatur rapi dengan papan nama masing-masing anggota Dekot yang baru saja dilantik. “Iya, memang sedang persiapan rapat paripurna penetapan pimpinan Dekot Manado,” ungkap personil Sekwan Manado.

Tapi selang beberapa waktu lalu, ternyata rapat paripurna tersebut dibatalkan. Sekwan Manado Leo Sondakh yang dikonfirmasi pun mengakuinya. Namun Sondakh menyatakan tidak batal tapi ditunda.

Menurutnya, melalui rapat fraksi-fraksi akhirnya diambil kebijakan tunda paripurnanya. Tapi dengan catatan, besok akan diberikan tengat waktu untuk memasukan surat dari DPP. “Besok dalam waktu 1×24 jam tidak ada surat dari DPP Partai Demokrat tentunya agenda rapat paripuirna penetapan pimpinan Dekot Manado akan langsung dilakukan. Artinya paripurna penetapan pimpinan Dekot definitive besok (hari ini, red) mengacuh pada surat DPD. Karena SK untuk Royke Anter telah dicabut DPP Demokrat,” ungkap Sondakh mantan Kadispora Manado ini.

Ditegaskan Sondakh, SK Royke Anter sudah dicabut dari DPP tidak mungkin dari yang lain. Dilain sisi, ketika disentil ketika kedepan ada komplin dari pihak lain dikarenakan Sekwan Manado melalui agenda ngotot melakukan paripurna penetapan calon pimpinan Dekot Manado meski dinilai tidak sesuai proses mekanisme yang berlaku seperti pleno, Sekwan menyatakan tidak ada masalah. “Kami anggap itu tidak masalah. Semua itu kan berhubungan dengan internal partai masing-masing, kami hanya melakukan proses sesuai agenda yang sebelumnya dikonsultasikan Dekot Manado,” tegas Sondakh.

Diketahui, kisruh pengajuan Ketua Dekot Partai Demokrat Manado terus bergulir berhubung turunnya SK bernomor 268/SK/DPP.PD/X/2014 yang konon kabar menggugurkan SK lama yang menunjuk Royke Anter sebagai Ketua Dekot Manado, tanpa ada pemberitahuan sama sekali ke pihak DPC Kota Manado.

Fraksi Demokrat pun terbelah dua, dimana ada yang tetap menginginkan Royke Anter dan ada yang tetap ikut keputusan DPD Sulut yang mengajukan Noortje Van Bone.

“Kami bukannya mau membela siapa, tapi yang jelas kan aturannya itu DPC yang mengusulkan sesuai dengan AD ART partai. Kita sih ikut mekanismenya saja,” kata Jimmy Sangkay.

SK bernomor 268/SK/DPP.PD/X/2014 yang berisi penunjukan Noortje Van Bone sebagai Ketua Dekot Manado defintif, diduga tidak lewati pleno Pokja DPP. (*/ald)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*