Kamis, 12 Desember 2019

Pemkot Manado Minta Data, Pelaku Usaha Tempat Kos Respon Positif

MANADO, (manadoterkini.com) – Pemkot Manado melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama Kesbangpol talah meminta Camat, Luran dan Pala segera memasukan data rumah kos dan rumah sewa, termasuk data dari penghuni kos. Langka tersebut direspon oleh pelaku usaha tempat kos dan rumah sewa.

Seperti halnya diungkapkan Kevin Lapian – Pratasik, yang merupakan bapak kos di Kelurahan Bumi Nyiur, Lingkungan V, mengakui langka Pemkot Manado tersebut sudah baik. “Saya sendiri berterima kasih kepada Pemkot Manado yang turun mengingatkan kita sebagai pelaku usaha kos-kosan. Dengan adanya pengecekkan identitas penghuni kos, kami juga merasa nyaman untuk itu kami akan secepatnya melaporkan semua penghuni kos yang ada di usaha kami ke kelurahan. KTP dan pas foto akan kami serahkan besok,” ungkap kepala rumah tangga Kevin Lapian-Pratasik.

Lurah Bumi Nyiur Alfrits Wongkar, terkait data menuturkan akan mendata semua penghuni kos dan rumah sewa di wilayahnya.“Kami jamin pada pekan ini semua penghuni kos dan rumah sewa telah selesai di data dan akan langsung dilaporkan,” katanya.

Lurah Wanea Agus Panekenan melaporkan, di Kelurahannya ada sekitar 5 tempat kos permanen dengan jumlah kamar 10 sampai 30. “Kami akan mendata serta akan koodinadi dengan pemilik kos soal pendataan identitas serta pas foto,” ungkapnya.

Dilain sisi Kasat Pol PP Manado Xaverius Runtuwene melalui Kasie Penatalaksana Penindakan, Rhesky Naray SE berharap pihak kelurahan bisa perhatikan warga yang hanya terus menerus melakukan perpanjang keterangan domisili. “Perpanjang surat keterangan domisili pindah tidak bisa sampai 3 kali, itu langgar Perda 18 tahun 2002 dan Perda tentang kependudukan. Karena selang melakukan penertiban hal itu yang menjadi catatan kami hingga kami harapkan menjadi perhatian para Lurah,” tegas Naray.(ald)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*