Kamis, 12 Desember 2019

Masih Berada di USA, Bupati JWS Minta Maaf kepada Warga Minahasa

new york

Bupati JWS

TONDANO, (manadoterkini.com) – Peristiwa tawuran di Tataaran II Kecamatan Tondano Selatan, menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Tak pelak, Bupati Minahasa Drs. Jantje Wowiling Sajow yang kini masih berada di Amerika Serikat, memohon maaf kepada seluruh masyarakat Minahasa, karena tidak berada ditempat.

Menurut Sajow, ketika peristiwa Tataaran terjadi dirinya hingga saat ini sedang melaksanakan tugas, guna menindaklanjuti kerja sama dengan Cecil County Meryland USA, dan memenuhi undangan HUT MAESA ke-35 di New York.

Namun berdasarkan laporan dari Wakil Bupati Ivan Sarundajang, Kapolres Minahasa, Dandim Minahasa, Camat, suasana berangsur kondusif. Meski demikian, Sajow berharap masyarakat harus tetap waspada, dan jangan sampai suasana kondusif ini dimanfaatkan lagi oleh orang-orang yang tak menginginkan Minahasa aman atau ada upaya orang tertentu merusak hubungan baik masyakat Minahasa dan masyarakat Papua.

Sajow pun berharap kepada masyarakat Minahasa dan mahasiwa Papua, untuk tetap tenang.“Saya memohon maaf atas kejadian ini. Saya yakin apa yang dilakukan oleh mahasiswa Papua bukan mengatasnamakan masyarakat Papua namun dilakukan oknum mahasiswa yang tak pernah menduga implikasi yang akan terjadi hanya karena sikap/prilaku yang tak baik dan mengganggu ketenangan masyarakat Tataaran,” ujar Sajow.

“Sebagai Bupati Minahasa meminta mahasiswa Papua menjaga hubungan baik yang sudah terbina selama ini, mahasiswa belajar serius, dan hindari sikap sikap yang kurang terpuji yang bisa membawa masalah,” lanjutnya, sembari menyatakan persahabatan dan kebersamaan masyarakat Papua dan Minahasa, sangat bagus dan sangat mahal harganya.

Ditambahkan Sajow, demikian kepada masyarakat Tataaran, disamping waspada dan berjaga jaga jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang sifatnya profokatif. Jika ditemukan segera laporkan ke kepolisian atau aparat keamanan.“Saya yakin kita semua cinta damai. Ada banyak kesamaan budaya yang ada pada orang Minahasa dan Papua terutama soal keyakinan mayoritas. Mohon doa untuk Minahasa, mohon doa untuk Tataaran dan mohon doa khusus bagi mahasiswa Papua supaya bisa tenang dan belajar dengan baik,” harapnya.(tr2)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*