Minggu, 8 Desember 2019

Iming-Iming Dijadikan TNI, Warga Wawontulap Minsel Rugi Puluhan Juta

Intel dan Babinsa, Ciduk Calo Ben

TATAPAAN, (manadoterkini.com)- Aksi penipuan yang dilakukan BSP alias Ben (42), warga Desa Inoai, Kecamatan Pasi Barat, yang telah merugikan sejumlah warga di Sulawesi Utara, bahkan di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), berakhir di kawasan Pantai Desa Wawontulap, Kecamatan Tatapaan. Setelah ditangkap oleh dua anggota Intel Kodim 1302 Minahasa, Sertu Dantje Mardesa dan Babinsa Koramil 1302/16 Tumpaan Serma Mustamin pada Minggu (26/10) kemarin, sekitar pukul 14.00 Wita saat menjemput uang sisa sekitar Rp 15 juta pada korban Ayub.

Informasi yang berhasil dirangkum manadoterkini.com menyebutkan Ben, saat itu mendatangi rumah Keluarga Gugu-Matingka dan menawarkan jasa akan meloloskan anak mereka Steven Gugu masuk anggota TNI. Setelah terjadi kesepakatan keluarga menyerahkan uang sekitar Rp 30 Juta. Bukan hanya uang yang digondol, Steven Gugu juga ikut dibawa ke Bolmong dan dikarantina di sekretariat PKRI.

Modus ini rupanya dipakai tersangka untuk meyakinkan keluarga korban dan calon korban lainnya. Kamis (23/10) Ben kembali beraksi dan kali ini Keluarga Buyung Matejo yang menjadi sasaran, setelah menyerahkan uang tunai Rp 8,5 juta tersangka juga menggondol Lidya Buyung yang masih 16 tahun dengan jaminan akan dilatih untuk masuk TNI. Hanya berselang tiga hari, Minggu (26/10) kemarin, tersangka mendatangi Ayub Ibrahim, juga warga Desa Wawontulap dan selanjutnya meminta uang Rp 15 juta untuk imbalan supaya anak mereka bisa lolos masuk TNI. Sayangnya sepak terjang tersangka Ben mulai dicium Intel Kodim 1302 dan Babinsa Koramil Tumpaan.

Kedua personil TNI ini langsung merapat di Desa Wawontulap dan berhasil menciduk tersangka saat sedang menunggu uang Rp 15 juta dari korban Ayub.”Benar kami telah menciduk calo penerimaan anggota TNI di Desa Wawontulap. Setelah menangkap Ben, kami langsung gelandang ke markas Koramil Tumpaan. Setelah itu sesuai petunjuk Dandim 1302 Minahasa, Ben langsung diserahkan di Polsek Tumpaan,” ujar Mardesa yang diiyakan oleh Mustamin.

Ditambahkan Mardesa, sesuai pengakuan tersangka di kantor Koramil Tumpaan, dirinya telah menipu kurang lebih 47 korban dan uang yang digasak mencapai ratusan juta rupiah.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*