Minggu, 8 Desember 2019

Pabrik Aspal Curah di PPI Amurang Ancam Pasaran Perikanan Sulut

AMURANG, (manadoterkini.com)-Bongkar muat aspal curah oleh PT Maesa Nugraha (MN) di pelabuhan pangkalan pendaratan ikan (PPI) Mobongo Kecamatan Amurang terus mendapat sorotan dari sejumlah elemen masyarakat dan pemerhati lingkungan hidup.”Kami minta pemerintah untuk segera menghentikan kegiatan bongkar muat aspal curah di kawasan pelabuhan perikanan Mobongo,” ujar Sonny V Najoan SH tokoh masyarakat Minsel.

Najoan menambahkan selain melanggar aturan dalam hal ini undang-undang perikanan yang dijabarkan melalui Perbub Nomor 4 Tahun 2011. Keberadaan aspal curah di kawasan pelabuhan ikan mempengaruhi kualitas dan harga hasil perikanan di wilayah Minsel. Apalagi sesuai aturan dijelaskan pelabuhan perikanan khusus untuk aktivitas perikanan tidak boleh dicampur dengan kegiatan lain apalagi yang mengancam kerusakan lingkungan hidup.”Kegiatan ini jelas-jelas melanggar aturan dan harus segera dihentikan atau dipindahkan ke tempat lain,” ujarnya.

Sebelumnya memang kegiatan bongkar muat aspal curah di PPI Mobongo sempat dilarang oleh instansi terkait. Ditambahkan Undang-Undang (UU) Perikanan tegas mengatur, dermaga PPI khusus untuk aktivitas bongkar muat yang berkaitan dengan aktivitas perikanan dan kapal aspal curah dilarang berlabuh di PPI Mobongo, apalagi bobot kapal itu sangat berat tidak sebanding dengan kapasitas pelabuhan perikanan.

Ditempat terpisah Karel Lakoy tokoh masyarakat Minsel menjelaskan, persoalan ini harus diselesaikan secara bersama dalam hal ini pemerintah, pihak perusahaan dan LSM lingkungan hidup serta anggota DPRD.”Perlu penyelesaian bersama agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” ujar mantan anggota DPRD Minsel ini.

Sementara itu direktur PT MN Ferdy Liuw, beberapa waktu lalu mengatakan kalau kegiatan yang dilakukan pihaknya di wilayah PPI Mobongo tidak ada pencemaran lingkungan. dan Perusahaan sudah melakukan proses pengurusan administrasi sesuai aturan yang berlaku.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*