Kamis, 5 Desember 2019

Diduga Keracunan Makanan, Wawali Manado Rayakan HUT di RS Siloam

manado

Keluarga Wawali Manado merayakan HUT di Siloam Hospital Manado

MANADO, (manadoterkini.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado harus lebih intens melakukan pengawasan terhadap kebersihan serta higenisnya rumah makan di Kota Manado. Pasalnya, Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan, bersama keluarga diduga mengalami karacunan makanan setelah makan di salah satu rumah makan ternama di Kota Manado yakni Kawan Baru.

Akibatnya, Wawali bersama keluarga kini dirawat di di Siloam Internasional Hospital Manado. Padahal Rabu (29/10) kemarin merupakan hari spesial orang nomor dua di ibukota Provinsi Sulut, karena genap berusia 39 tahun. Pelak saja perayaan momen spesial dari keluarga Mangindaan – Kudati harus digelar sederhana di rumah sakit tersebut.

Informasi manadoterkini.com, Wawali bersama keluarga diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap makanan di Restoran Kawan Baru, salah satu restoran ternama di lantai 2 Mega Mall, Minggu (27/10) malam. Tim khusus dari Dinas Kesehatan Manado, sesuai perintah Sekretaris Daerah MHF Sendoh, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado tengah melakukan investigasi terkait dugaan keracunan makanan tersebut.

“Hari ini (kemarin, red), kami sudah turun ke restoran tersebut, namun hasilnya kemungkinan nanti satu sampai dua hari mendatang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Manado Rdr Robby Mottoh melalui Kepala Bidang P2PL dr Joy Sekeon.

Sejumlah wartawan yang ingin menjenguk putra Wakil Ketua Majelis MPR EE Mangindaan di kamar Nomor 5320, kemarin siang pun belum diizinkan masuk, dengan alasan sedang istirahat. Meski begitu, lewat jejaring sosialnya di facebook dengan akun bernama Harley Ai Mangindaan Manado, terlihat tetap tegar, tidak menyinggung soal insiden tersebut.

“Melakukan dengan sungguh, syukuri apa yang Tuhan beri, harus jujur, komunikatif dan dekat dengan semua. Terima kasih atas semua ucapannya, ” kata Wakil Walikota Manado DR Harley AB Mangindaan.

Sementara itu kepada wartawan Marketing Officer Siloam Hospital Manado John Rahasia membenarkan jika Harley Mangindaan dirawat di rumah sakit tersebut. “Iya benar, pak wawali memang dirawat di sini (Siloam Hospital Manado),” katanya.

Namun Dia tak bisa memastikan apakah Mangindaan terdiagnosa keracunan atau tidak.“Untuk hasil pemeriksaan hanya dokter yang tahu. Dokter belum bisa mengekspose hasil diagnosanya. Apalagi dia publik figur,” jelasnya.

Tak hanya mereka, keracunan makanan diduga juga dialami Keluarga Heny Dondokambey setelah makan di restoran ternama itu. “Yang mengalami muntah-muntah dan diare ada empat bersaudara. Saya yang masuk rumah sakit,” beber Heny.

Dia mengaku kaget setelah mendengar informasi adanya pasien lain yang juga keracunan.“Saya mengalami gangguan pencernaan, dan sempat infeksi karena demam tinggi. Saya juga sempat pingsan,” ungkapnya.

Menurutnya, pemerintah harus memantau dan memperhatikan kebersihan makanan yang akan disajikan rumah makan maupun restoran.“Tolong perhatikan. Kebersihan harus dipantau, juga bahan bakunya. Telurnya, ayam, dan es kacang, karena sudah ada korban yang jatuh, kita sudah bisa bertemu,” jelasnya.

Pihak Restoran, dalam hal ini Owner Mor Bastian yang dikonfirmasi wartawan mengaku kaget dengan kejadian ini. apalagi hal ini terjadi pada seorang Wakil Walikota Manado. “Saya bukan membela diri namun kejadian ini bisa jadi kepada siapa saja. Yang pasti masih dicari tahu penyebabnya apa. Saya sudah memanggil semua kariawan untuk dimintai keterangan,”ungkap Bastian kepada wartawan.

Diakuinya, dugaan keracunan makanan tersebut diketahuinya nanti pada hari Selasa “Nanti hari Selasa ini saya baru tahu ada kasus keracunan. Kita masih cari tahu penyebab mulai dari tempat pembuatan makanan hingga ke RM. Saya akui susah terdeteksi karena makanan yang sampai membuat keracunan sudah habis,” kata Bastian.

Mantan legislator Dekot Manado ini pun menduga ada sabotaase dalam persaingan bisnis. “Tapi kami juga bertanya, apa betul dari Kawan Baru hingga keracunan. Sepengetehuan kami, tidak ada makanan basi, karena ada yang mencoba makanan sebelum disajikan ke pembeli. Karyawan yang tukang rasa makanan pun tidak kena atau keracunan, jadi kami bingung apa penyebabnya,” tandas Bastian sembari menuturkan kalau hal ini membuktikan ada keracunan makanan pihaknya akan bertanggung jawab penuh meskipun hal ini merupakan kelalayan manajer dan kariawannya. “Yang pasti semua tidak menginginkan hal ini. Makanya kami akan mendekati secara kekeluargaan warga yang menjadi korban dugaan keracunan tersebut,”ungkapnya.

Sementara itu, korban yang diduga mengalami keracunan usai makan di RM Kawan Baru selain di RS Siloam juga ada yang dirawat di RS Prof Kandou Malalayang dan RS Adven Teling.(ald)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*