Minggu, 22 September 2019

Kota Bitung Optimis Menangi LCMT

BITUNG, (manadoterkini.com)-Persaingan memenangi penghargaan Low Carbon Model Town (LCMT) atau kota beremisi karbon rendah, tinggal menyisahkan dua kontestan, yakni Kota Tianjin dari Tiongkok dan Kota Bitung dari Indonesia. Dengan demikian, peluang Kota Bitung memenangi penghargaan tersebut terbuka lebar.

Hal ini diakui Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bitung, Audy Pangemanan AP MSi, kepada sejumlah wartawan.”Benar, sekarang kita sudah masuk dua besar karena salah satu kompetitor yaitu Kota Okinawa Jepang sudah tersisih,” ujarnya.

Saat ini Tianjin dan Bitung tengah menunggu pengumuman resmi dari pelaksana penilaian LCMT, yakni organisasi ekonomi kawasan Asia Pasifik atau APEC. Pengumuman tersebut, menurut Pangemanan, akan dilakukan pekan depan.

Lebih lanjut, Pangemanan punya keyakinan tersendiri soal peluang Kota Bitung memenangi penghargaan tersebut. Mengusung kategori Brownfield, Bitung berpotensi besar mengalahkan Tianjin yang mengedepankan kategori Greenfield.”Yang membedakan kita dengan Tianjin adalah model yang ditawarkan. Kalau Tianjin kota yang sudah jadi dan jauh lebih maju, sedangkan kita baru menuju kesana. Tapi disitulah letak keunggulan kita. Konsep Brownfield yang kita tawarkan menarik perhatian APEC karena dipandang sebagai konsep yang baik dan berwawasan jauh kedepan,” jelasnya.

Kecuali itu, keunggulan lain yang dimiliki Bitung adalah landscape yang natural dan kontras dibanding kota-kota lain di dunia.”Bitung punya gift (anugerah,red) dari Tuhan, yaitu kondisi wilayah yang kontras. Di satu sisi kita sebagai kota industri yang terus maju berkembang, tapi di sisi lain kita punya wilayah hutan yang dianggap terawat baik. Coba cari di negara-negara lain kalau ada kota industri yang luas wilayahnya hampir 50 persen hutan. Pasti cuma Bitung,” tandasnya.

Pangemanan juga mengaku sangat berharap dapat memenangi penilaian LCMT ini. Pasalnya, penghargaan tersebut punya arti yang sangat penting tidak saja bagi Kota Bitung, tapi untuk Indonesia maupun kawasan Asia Pasifik.”Kalau kita menang, Bitung akan jadi pelopor bagi kota-kota lain di Indonesia maupun dunia untuk menerapkan LCMT. Disamping itu, secara khusus pembangunan di Bitung akan semakin maju karena kucuran dana miliaran rupiah pasti akan masuk untuk berinvestasi di sini,” harapnya.(art)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*