Kamis, 12 Desember 2019

Kinerja PLN Boltim Dipertanyakan Warga

BOLTIM, (manadoterkini.com) – Pemadaman listrik yang berdurasi 10 sampai 12 jam menjadi makanan keseharian warga Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), sehingga menimbulkan keresahan seluruh warga. Mulai dari rusaknya peralatan listrik rumah tangga dan berbagai lainnya,

Djunaedy Liow warga Desa Togid mengaku jika peralatan listrik rumah tangganya rusak parah.”Ini kasiang torang pe rice cooker, dispenser,hand phone,dan televisi semua soh korslet,” Keluh Liow.

Senada juga dengan Herin Kewo warga Desa Tutuyan yang mengharapkan bantuan pemerintah prihal penyelesaian kasus listrik padam harus diseriusi pihak PLN.”Tolong pemerintah Boltim segera memberikan komplain terhadap PLN, kasiang torang warga jadi bulan-bulanan PLN, mati trus tu lampu, rusak samua tu elektronik,” ujar Herin.

Menanggapi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Boltim melalui Asissten III Ir. Djainudin Mokoginta mengatakan sudah memberikan protes keras.”Pemerintah sudah protes keras baik lisan dan tulisan, tapi PLN selalu menanggapinya dengan terkendala masalah teknis alam dan cuaca,” Ketus Mokoginta.

Ditempat berbeda AA Simarmata selaku Asisten Manajer Bidang Pembangkit Listrik PLN Cabang Kotamobagu menampik jika pemadaman itu unsur kelalaian PLN. Seperti biasa alasan PLN Cabang Kotamobagu Rayon Modayag yakni dikarenakan kurangnya pasokan listrik dari sejumlah pembangkit listrik di Suluttenggo. Kemarau panjang menjadi salah satu kendala PLN dalam memasok listrik, debit air turun sehingga mesin pembangkit jadi tidak maksimal.”Kami minta maaf kepada masyarkat Boltim, karena memang pemadaman listrik ini disebabkan oleh debit air yang turun, sehingga musim kemarau ini membuat mesin pembangkit kurang optimal,” ucap Simarmata.

Terkait jadwal pemadan Simarmata juga tidak bisa memberikan patokan jadwal, karena listrik bisa saja mati kapan saja.(ojr)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*