Minggu, 22 September 2019

Sejumlah Rumah Makan Masih Abaikan Kebersihan

manado

Asisten II sidak hingga bagian belakang dapur salah satu rumah makan

MANADO, (manadoterkini.com) – Inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan tim gabungan Pemkot Manado, Selasa (04/11) disejumlah titik masih ditemui rumah makan yang belum memperhatikan kebersihan dan kehigienisan makanannya. Seperti halnya salah satu rumah makan di Malalayang, yang ditemui tim gabungan.

Hal ini diakui Asisten II Pemkot Manado Rum Usulu yang memimpin sidak tersebut. “Banyak rumah makan yang setelah disidak ternyata belum sepenuhnya menjaga kebersihannya. Seperti salah satu Rumah Makan di Malalayang, terlihat dapurnya kotor. Begitu pun dengan tempat pemotongan ikannya,” beber Usulu usai sidak.

Selain itu, fasilitas kebersihan juga banyak yang belum dipenuhi. “Tempat sampah tidak ada. Kalau pun disebut ada, belum layak disebut sebagai tempat sampah, karena belum ada pemilahan sampah kering dan basah,” jelasnya.

Dia pun menambahkan, sidak tersebut rencananya akan berlangsung secara terus menerus, untuk menghindari kemungkinan terjadinya hal-hal yang tak diinginkan bersama oleh masyarakat.

Seperti ditegaskan Wawali Manado Harley AB Mangindaan, tujuan dilakukannya sidak oleh Pemkot Manado, sebagai langkah menjaga wisata kuliner tatap eksis. “Memberikan yang terbaik bagi warga Manado dan para tamu itu yang terpenting. Hal itu juga sesuai harapan Walikota,” terang Wawali.

Nantinya, hasil sidak akan dievaluasi akhir pekan ini, termasuk masukan dan saran yang diberikan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dan tim teknis. “Makanya saya berharap sidak bisa tetap berlanjut, agar kelemahan-kelemahan yang terlihat, terkait dengan kebersihan dan higienis makanan yang disajikan usaha rumah makan dan restoran dapat terpantau sekaligus tim Pemkot bisa memberikan saran kepada pelaku usaha,” jelas Mangindaan.

Disisi perizinan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Kadis Pariwisata Hendrik Warokah pun menyatakan data yang ada di pihaknya restoran 108 dan Rumah Makan 246 yang terdaftar. “Selebihnya belum. Jika kita gali potensi PAD dari bidang rumah makan dan restoran pasti masih banyak dan hal itu akan kami genjot,” kata Waroka.(ald)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*