Minggu, 22 September 2019

DPRD Minsel Jangan Sekedar Statemen, Soal Pemadaman Listrik oleh PLN

AMURANG, (manadopterkini.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) periode 2014-2019 yang belum lama dilantik, kini diperhadapkan persoalan-persoalan masyarakat. Paling krusial, adalah pemadaman listrik yang dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) karena setiap hari terus dilakukan pemadaman.

Seperti dituturkan Tonny Lumenta SH tokoh muda asal Minsel ini. Menurutnya, alasan PLN karena persoalan teknis atau kerusakan tidak masuk diakal, lantaran sudah sekian lama terjadi. Jadi ada dua kemungkinan, karena menggunakan alat kualitas dibawah, atau memang ada kesengajaan untuk menghemat BBM bagi keperluan tertentu.”Inikan aneh, masakan di Minsel yang memiliki PLTU dan PLTD pemadaman listrik terus terjadi, seharusnya di Minsel tidak perlu terjadi pemadaman, karenakan Minsel memiliki dua tenaga listrik,” tandasnya.

Kemudian terkait ramainya anggota DPRD yang memberikan statemen, ia meminta supaya tidak hanya sebatas itu saja. Sebagai wakil rakyat, legislator seharusnya dapat bertindak lebih, mengingat pemadaman listrik sudah menjadi persoalan serius. Dia pun menantang legislator untuk bertindak dan tidak hanya lewat statemen di media.”Sebagai representasi rakyat, saya pikir anggota DPRD punya legitimiasi untuk memanggil mereka yang terkait dan dilakukan rapat dengar pendapat. Bukan hanya rapat, kalau perlu mengeluarkan rekomendasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena persoalan ini bisa saja terindikasi KKN,” tandasnya.

Menjawab tantangan tersebut, legislator Minsel, John Sumual mengakui jika pemadaman listrik, merupakan persoalan yang mesti disikapi bersama.”Saya akan usulkan ke pimpinan DPRD untuk mengagendakan rapat dengar pendapat dengan PLN,” ujar Sumual.

Sumual yang juga ketua DPC Partai Demokrat ini menegaskan, terjadinya pemadaman listrik memberi kesusahan kepada masyarakat, termasuk pemerintah. Menurutnya, banyak kerugian akibat pemadaman listrik, bukan cuma dirasakan masyarakat, tetapi pelayanan pemerintah jadi terhambat.”Padahal Minsel punya PLTU yang bisa mencukupi kebutuhan listrik di Minsel, jadi kenapa harus terjadi pemadaman hampir setiap hari. Ini harus menjadi perhatian karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak,”tandasnya.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*