Selasa, 17 September 2019

Fraksi Partai Golkar Bantah Hambat Agenda Dewan

MANADO, (manadoterkini.com) – Skors penetapan tata tertib dewan Kota Manado, sejak tadi malam belum juga dicabut oleh Ketua DPRD Manado Noortje Van Bone. Alasannya sambil menunggu personil DPRD lainnya sehingga memenuhi korum.

Menanggapi hal tersebut, Ketua F-PG Sonny Lela, membantah mereka menghambat agenda dewan. Karena mereka menilai paripurna tersebut menyalahi aturan.”Harusnya dibentuk dahulu Pansus Tatib yang disahkan oleh pimpinan definitif. Justru yang dipakai sekarang ini hanya tim perumus tatib saat pimpinan sementara lalu. Jadi dasar apa kita akan paripurna,’’ tegas Politisi yang dahulunya Partai Buru yang kini hengkang ke Partai Golkar.

Bahkan terkait konsultasi yang telah dilakukan ke Pemprov Sulut, dengan lantang, Lela yang mewakili teman-teman di F-Gerindra, PAN dan Nasem, mengatakan konsultasi itu ilegal.“Sah itu jika ada Pansus yang di SK-kan oleh pimpinan definitif. Itu mekanismenya, bukan tim perumus yang dipakai. Tatib itu dasar torang anggota dewan bekerja. Bagaimana torang mau mulai bekerja dengan yang salah,’’ujar Lela.

Dayung bersambut, pernyataan Lela, ditanggapi bijak oleh Wakil Ketua DPRD Manado, Richard Sualang. Menurutnya, pemboikotan itu bisa saja ada hubungan dengan pembentukan AKD. Bahkan dalam beberapa kesempatan, pimpinan dewan sudah memfasilitasi agar pendistribusian personil fraksi di AKD itu mengedepankan azas kebersamaan. “Kami sudah coba fasilitasi semua dan sudah disepakati. Yah, mungkin saja ada yang lari dari komitmen,’’ tandas putra mantan Wakil Gubernur Sulut, Freedy Sualang ini.(ald)

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*