Senin, 16 September 2019

KEK, IKM Otomatis Terlibat

MANADO, (manadoterkini.com)-Industri Kecil dan Menengah (IKM) menjadi salah satu andalan Sulut. Karena itu, sudah seharusnya UMKM mendapat dukungan dari pemerintah baik pusat maupun daerah. Melihat hal ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut terus menggenjot IKM. Terutama agar siap masuk dalam KEK Bitung.

“Banyak industri besar yang bergerak di KEK Bitung, tapi secara otomatis IKM juga akan turut terlibat di KEK tersebut,” kata Kepala Disperindag Sulut Jenny Karouw.

Disperindag terus beruapaya membekali semua IKM yang ada di Sulut.

“Kami berusaha terus memfasilitasi agar lebih berkembang lagi,”ujarnya.

Karena itu pihaknya melakukan pendampingan dan pelatihan ekstra, baik dalam manajemen pengolahan, pengemasan maupun pemasaran.

“Kami akan membantu semua IKM yang ada,”tuturnya.

Badan Pusat statistik merilis, produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil Sulut Triwulan III 2014 mengalami kenaikan sebesar 2,86% (q-to-q).

“Kenaikan ini dipengaruhi oleh naiknya secara signifikan pertumbuhan produksi pada industri kulit, bahan dari kulit dan alas kaki, industri logam dasar, industri barang galian bukan logam dan industri makanan,”ujar Kepala BPS Faizal Anwar.

Lanjutnya, industri ini banyak tersebar di Kabupaten Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Kepulauan Sangihe dan Bolaang Mongondow Selatan.

Industri Manufaktur mikro dan Kecil yang dikembangkan oleh masyarakat Sulut pada umumnya berbahan dasar dari pertanian.

“Kabupaten Minahasa dan Minahasa Selatan merupakan daerah potensial dalam kegiatan industri mikro dan kecil yang banyak mengembangkan industri minuman keras dan industri kopra. Umtuk Kabupaten Minahasa Utara, masih banyak industri mikro dan kecil dari pengelolan pertambangan emas rakyat sedangkan Kepulauan Sangihe banyak mengembangkan industri pandai besi yang menghasilkan parang, pisau dan alat pertanian,”terangnya.

Pengamat Ekonomi Sulut sendiri beberapa kali menyatakan pentingnya IKM.

“Makanya sektor ini perlu didorong agar terus berkembang,”ujar Pengamat Ekonomi Sulut Agus Tony Poputra.(ald)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*