Selasa, 17 September 2019

DPRD Bitung Minta Disperindag, Kemampuan Ekspor Harus Dipacu

BITUNG, (manadoterkini.com)-DPRD Kota Bitung meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bitung untuk memacu kemampuan ekspor daerah ini. Hal tersebut sangat mendesak dilakukan karena untuk meningkatkan daya saing daerah.

Demikian rekomendasi Komisi B DPRD Bitung kepada Disperindag selaku mitra kerja.”Pemerintah harus punya kebijakan yang bisa menciptakan iklim investasi yang kondusif di bidang perindustrian dan perdagangan, sekaligus mendorong kemampuan memasarkan produk khas kita ke negara-negara di dunia,” tandas Wakil Ketua Komisi B DPRD Bitung, Juliwati Suawa.

Suawa bersama personil Komisi B yang ada, masing-masing Erwin Wurangian SH, Tonny Yunus SE, Robby Lahamendu SH, Ahmad Syafrudin Ila, Julitje Maringka SE, Stenly Pangalila MTeol, Faisal Dzulkarnain SSos dan Drs Jantje Lambey, mengungkapkan hal yang didapat mereka saat bertandang ke tiga daerah di Propinsi Jawa Barat itu.”Misalnya Kota Bogor, mereka punya komoditi ekspor unggulan berupa Kulit Kera dan Ikan Asin yang menembus sampai negara-negara besar Eropa dan Asia. Padahal, Kota Bogor tidak punya bahan baku untuk itu karena hanya mengandalkan pasokan dari daerah lain,” cetus Suawa.

Dengan potensi yang dimiliki, pemerintah diminta lebih giat mendorong kemampuan produksi, sekaligus membuka peluang ekspor ke berbagai negara.

Menanggapi permintaan ini, Kepala Disperindag Bitung, Drs Benny Lontoh MSi, mengaku, saat ini upaya kongkrit untuk itu sudah ditunjukan dengan menyasar pasar ekspor Eropa, ” Malah yang kita ekspor adalah produk asli daerah kita, seperti VCO (Virgin Coconut Oil), Cold Pressed Oil dan Air Jahe,” tukasnya.

Lontoh mengakui masih ada kendala yang dihadapi terkait itu. Salah satunya adalah keperluan standarisasi dari lembaga terkait. Namun ia yakin dengan usaha yang tengah dikembangkan saat ini, standarisasi dalam bentuk pemberian Sertifikat SNI untuk mutu produksi bisa dicapai.(tr1)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*