Rabu, 18 September 2019

Diduga Penyakit Ayan-ayan Kambuh, Warga Pontak Ditemukan Tewas di Selokan

RANOYAPO, (manadoterkini.com) – Kamis (13/11), sekitar Pukul 09.00 WITA, warga Desa Pontak Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) digegerkan dengan penemuan mayat warga desa setempat bernama Fanly Umboh (29). Diduga korban meninggal karena penyakit korban epilepsi atau ayan-ayan kambuh.

Dari informasi yang dirangkum manadoterkini.com, Fanly pamitan ke keluarganya pada Selasa (11/11) lalu, untuk pergi ke kebun, hanya saja hingga Rabu (12/11) kemarin korban belum juga kembali kerumah. Karena korban belum juga pulang ke rumah, keluarga korban langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek Ranoyapo, dan saat itu juga pihak Kepolisian dari Polsek Ranoyapo langsung mencari keberadaan korban.

Dan bertepatan pada Kamis (13/11) sekitar Pukul 09.00 WITA tadi pagi, korban ditemukan oleh Jantje Wala warga Pondak di selokan persawahan Moyongboong Desa Pontak. Melihat korban sudah tidak bernyawa, saksi Jantje Wala langsung melaporkan kepada pihak Polsek Ranoyapo.Tidak berlangsung lama Polsek Ranoyapo yang di pimpin langsung Kapolsek Ibda Norman Tambaritji langsung terjun ke lokasi.

Sementara itu, Kapolres Minsel melalui Kapolsek Ranoyapo Norman Tambaritji yang dikonfirmasi manadoterkini.com membenarkan kejadian itu.”Benar ditemukan mayat di selokan persawahan Moyonboong Desa Pontak, sekitar pukul 09.00 WITA, setelah menerima laporan, petugas langsung turun ke TKP,” kata Tambaritji.

Hanya saja, lanjut Tambaritji, korban tidak diantar ke RS Kalooran Amurang, karena, permintaan keluarga. Sebab, korban bukan dibunuh melainkan menderita penyakit epilepsy.”Kami hanya membawa korban ke rumah duka di Desa Pontak Kecamatan Ranoyapo, untuk selanjutnya dikemasi dan menunggu dikuburkan,” tandasnya.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*