Rabu, 18 September 2019

Proyek Bencana di Kuala Batu Minut, Diduga Bermasalah

AIRMADIDI, (manadoterkini.com) – Pelaksanaan proyek pembuatan bronjong di bantaran sungai Desa Kuala Batu yang berbandrol Rp 2 Miliar lebih diduga bermasalah. Pembangunan bronjong yang berada di Desa Kuala Batu tercatat dilaksanakan sejak bulan Agustus dengan menggunakan anggaran Badan Penanggualangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut), hingga saat ini tak kunjung selesai. Bahkan sesuai informasi yang beredar pekerjaan tersebut tak sesuai dengan bestek.

“Proyek yang menelan anggaran Rp 2 M lebih, dari BPBD Pemkab Minut, untuk membangun bronjong di desa Kuala Batu kecamatan Likupang Barat tersebut diduga bermasalah,” tutur Ketua DPP Harian PAMI Maikel Tilung SE, SH, Kamis (13/11).

Dikatakannya, pelaksanaan proyek tersebut sempat terhenti pasalnya sejumlah warga yang ikut bekerja dalam proyek tersebut tak di bayar upahnya.

“Gimana pekerjaannya bisa berlanjut, pihak ketiga dalam hal ini kontraktor pelaksana tak membayar upah kerja pegawai sehingga menimbulkan kemarahan bagi warga setempat yang ikut bekerja melaksanakan proyek tersebut,”tuturnya.

Diungkapkannya, pelaksanaan proyek tersebut telah berlangsung cukup lama namun hingga saat ini tak kunjung selesai.“Proyek yang berlangsung sejak pertengahan tahun berjalan ini, tak kunjung selesai, bahkan ada beberapa aitem pekerjaan tak sesuai dengan bestek pekerjaan,” papar Tilung.

Lanjut, dalam proses pelaksanaan pekerjaan untuk posisi kedalaman pondasi tak sesuai dengan acuan pelaksanaan proyek. “Untuk kedalaman pondasi yang seharusnya 1,5 Meter, pihak ketiga hanya mengerjakan 1 meter sementara untuk, pondasi kedua hanya di kerjakan 0,5 meter, diperkirakan bronjong tersebut tak akan bertahan lama,”tandasnya. (fen)

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*