Minggu, 22 September 2019

Belasan Tenaga Penyuluh Pertanian di Mitra Tuntut Honor

RATAHAN, (manadoterkini.com) – Belasan Tenaga Penyuluh Lapangan (TPL) pertanian di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) mempersoalkan kebijakan Pemkab Mitra menggeser anggaran untuk honor Bulan November dan Desember ke program yang lain.

Mereka mengatakan seharusnya Badan Penyuluh Pertanian Peternakan Perikanan dan Kelautan (BP4K) Mitra menyerahkan dana honor tersebut, sebab merupakan hak mereka. Salah satu TPL Viny Ngantung, mewakili 11 rekannya merasa keberatan jika dana yang sudah tertata dalam APBD 2014 digeser ke program yang lain.”Dana itu kan sudah tertata dan itu adalah hak kami seharusnya dibayarkan. Masalah bahwa kami sudah terakomodir dalam honda K-2 itu belakangan. Sebab hingga saat ini SK juga belum kami dapatkan,” jelasnya.

Apalagi sudah masuk pertengahan bulan November lanjut Ngantung, pada prinsipnya dirinya menuntut akan hak mereka.”Kita ini bekerja di lapangan. Dan kami pun sudah melakukan sebagaimana tugas dan fungsi kami,” lanjutnya.

Secara terpisah Kepala BP4K Mitra Nazarudin Manosoh saat dikonfirmasi mengakui, telah menggesar dana pembayaran TPL untuk kegiatan yang dilakukan instansinya.”Memang kami sudah menggeser anggaran honor yang sempat tertata tersebut. Dana tersebut sudah digunakan untuk kegiatan, seperti kegiatan sarasehan di lapangan,” jelasnya.

Manosoh beralasan digesernya dana tersebut dikarenakan ke 12 TPL tersebut sudah terakomodir dalam honda K-2.”Kami akan menyelesaikannya, dan saya akan mengkoordinasikan hal ini dengan pihak PPKAD,” terangnya.(chindry)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*