Rabu, 18 September 2019

PLN Kotamobagu, Tak Tanggap Aturan Daerah

TUTUYAN, (manadoterkini.com) – Aturan daerah guna mengatur sistem pemerintahan yang baik dan benar di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dianggap sebelah mata oleh Perusahaan Listrik Negara Cabang Kotamobagu. Pasalnya, pembangunan tower listrik PLN disinyalir melanggar aturan-aturan daerah. Tower Perusahan Listrik Negara (PLN) di kawasan hutan produksi terbatas (HPT) yang berada di pegunungan Desa Mooat sampai saat ini belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta ijin operasional lainnya.

Hal ini diungkap oleh Kepala Kantor Pelayanan dan Perizinan Terpadu (KPPT) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Imran Makadomo. “Sudah dua tahun sejak dibangun Tower PLN di area gunung Moat, sampai saat ini belum menyelesaikan administrasi perijinan baik IMB dan Ijin operasional lainnya,”ungkap Imran.

Dijelaskannya, pihak KPPT tinggal menunggu kelengkapan berkas, yakni rekomendasi dari Dinas Kehutanan (Dishut)Provinsi Sulawesi Utara.”Karena berada di wilayah HPT, Dishut Provinsi harus mengetahuinya juga. Kami hanya meminta pihak PLN Kotamobagu untuk memberikan rekomendasi pembangunan tower dari Dishut Provinsi,”ucap Imran.

Sudah tiga kali terjadi pergantian pimpinan PLN Cabang Kotamobagu sejak berdirinya tower PLN. Sampai hari ini PLN juga belum menanggapi prihal ini.”Bahkan sudah tiga kali pergantian kepala PLN hingga sekarang ini tidak juga datang untuk mengurusi izin tersebut,”beber Imran.

Kepala PLN Cabang Kotamobagu I Nyoman Gede Prawira saat dikonfirmasi, Sabtu(15/11), menjelaskan bahwa dalam waktu dekat ini akan ada pertemuan dengan pihak KPPT Boltim. Nyoman menolak jika ada tanggapan yang buruk mengenai prihal perijinan ini.”Tidak lama lagi kami akan segera membawa semua permintaan kriteria perijinan tower kepada instansi terkait, dan PLN akan terus proaktif dengan Pemkab Boltim,”jelas Nyoman.(ojr)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*