Senin, 16 September 2019

Terget Bupati JWS Menghidupkan Suasan Ibukota Minahasa

tondano

Inilah suasana festival pasar minahasa di lapangan samratulangi, tondano

JWS: Kedepan Suasana Tondano Harus Hidup, Jangan Seperti Kota Mati

TONDANO, (manadoterkini.com) – Terget Bupati Drs Jantje Wowiling Sajow Msi, menghidupkan suasana ibukota Minahasa yakni Tondano sebagai layaknya kota-kota di Indonesia perlu mendapat dukungan. Pasalnya, selama ini Tondano dicap warga sebagai kota mati.

Untuk itu, Bupati JWS terus melakukan pembenahan agar imege salam ini sebagai kota mati perlahan-lahan akan semakin hidup dengan hadirnya berbagai kegiatan seperti pasar festival Minahasa maupun tempat hiburan warga lainnya. “Tondano ini harus menjadi kota hidup. Jangan seperti kota Mati. Makanya kita akan merancang kegiatan Festival Pasar Minahasa lebih baik di tahun-tahun yang akan mendatang,”ujar JWS.

Lanjutnya, tahun 2015 mendatang Tondano akan menjadi pusat kuliner. Makanya penataan stand kegiatan festival pasar kuliner akan diatur sedemikian rupa agar kelihatan lebih menarik. “Restoran harus mempunyai nama dan yang layani hanya para siswa,” kata Bupati JWS saat menutup secara resmi pemaran festival pasar Minahasa tahun 2014.

Dilain pihak agar ibukota Minahasa ini akan lebih kelihatan hidup layaknya suasana kota, fasilitas penunjang olahraga seperti lapangan basket, Volley Ball dan gelanggang untuk generasi muda akan dibangun di belakang kantor Bupati. “Fasilitas olahraga seperti lapangan basket, volley ball dan gelanggang olahraga harus kita siapkan. Kedepan itu harus kita wujudkan,”tutur JWS.

Bupati pun sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada panita yang telah berperan menyukseskan kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada panitia yang telah bekerja sehingga Festival Pasar Minahasa ini boleh berakhir dengan sukses, terima kasih juga kepada Reborn Tondano, seluruh sekolah di Minahasa, organisasi Pemuda Gereja bahkanpun partisipasi dari SKPD lainnya, ”tutur Bupati pilihan rakyat Minahasa ini sembari mengucapkan banyak selama ekpada sekolah pemenang lomba paduan suara serta Pramuka adn siswa yang telah berperan berkerja mengangkat sampah di seputaran kota Tondano lewat aksi silent work.

Seperti diketahui kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Samratulangi, Tondano, berlangsung selama 5 hari, diikuti sekolah SMP, SMA/SMK dan instansi swasta seperti pemuda Gereja di Minahasa. “Kegiatan ini mengundang minat ribuan masyarakat Minahasa yang mengunjungi stand pameran. Hal ini menandakan Tondano butuh tempat hiburan atau rekreasi keluarga,”ujar Kabag Humas dan Protokol Minahasa, Agustivo Tumundo SE Msi.

Hadir dalam penutupan festival Pasar Minahasa Ketua TP-PKK Dr Olga Sajow-Singkoh M.Hum, Ketua DPRD Minahasa James Rawung SH, Kapolres Minahasa AKBP Ronald Rumundor SIK MSi, Pasi Intel Kodim 1302 Kapten Inf Gabriel, Anggota DPRD Pierre Makisanti SH dan Benny Mambu, para Pendeta se-Minahasa serta jajaran pejabat Pemkab, para Camat serta ribuan masyarakat Minahasa. (chris)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*