Selasa, 17 September 2019

Pasca Kenaikan BBM, Harga Sembako di PasarTradisional Minsel Naik

amurang

Sam Setho Slat

AMURANG, (manadoterkini.com) – Pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), rupanya sangat berdampak pada harga sembako di beberapa pasar tradisional yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) merangkak naik harga jualnya. Ini tentunya kekhawatiran pedagang terjadi lonjakan harga dari distributor nantinya.

Berdasarkan pantauan manadoterkini.com di beberapa pasar tradisional salah satunya pasar 54 Amurang dan Pasar Tumpaan. Semua pedagang sudah menaikkan harga jual, karena khawatir harga barang nantinya akan naik.

Menurut pengakuan seorang pedagang sembako di pasar 54 Amurang, naiknya harga barang di pasar dipicu kenaikan harga BBM dan juga terjadi kelangkaan barang di pasar. Sehingga pedagang bersepakat untuk menaikkan harga berkisar Rp 5000 setiap jenis barang.”Selain dipicu kenaikan harga BBM, kenaikan harga barang juga disebabkan stok terbatas,” kata Steven salah satu pedagang sembako yang ada di pasar 54 Amurang

Dirinya juga menyebutkan, naiknya harga sembako dan terjadi kelangkaan barang di pasar diakibatkan harga BBM naik.”Tentunya harga ongkos angkutan akan naik dan kita pastikan ke depan harga barang semakin merangkak naik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Koperasi (Disperindagkop) dan Pasar Minsel, Sam Setho Slat ST yang dikonfirmasi mengatakan siap melakukan operasi pasar kalau harga barang terus melonjak. Terutama bila terjadi kenaikan harga beras.”Kalau harga beras naik, saya akan koordinasikan dengan Bulog untuk melakukan operasi pasar agar stabil,” tandasnya.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*