Minggu, 22 September 2019

Perwakilan Asosiasi Sopir Tondano Tomohon Audiens Dengan Pemkab Minahasa

tondano

Pertemuan Sopir Tondano – Tomohon dengan Pemkab Minahasa

TONDANO, (manadoterkini.com) – Selain melakukan demo di Jalan Boulevard Tondano dan memacetkan ruas jalan tersebut, perwakilan pendemo juga melakukan tatap muka dengan Bupati Minahasa yang diwakili oleh Asisten I Drs. Denny Mangala, M.Si, Asisten II Dr. Wilford Siagian, MA, Kadis Perhubungan Royke Kaloh, SH.

Ketua ASTON Robinson Paat menemui Pemkab Minahasa untuk membawa aspirasi dari para sopir yang melakukan demo.”Terima kasih karena Pemkab telah menerima kami untuk menyampaikan aspirasi paras Sopir. Sopir menolak kenaikan penyesuaian tarif sekitar 10 persen, karena bisa tidak mencukupi kebutuhan para sopir,”ujarnya.

Lanjutnya lagi, kenaikan tarif mereka peroleh dari seorang staf di Dinas Perhubungan Provinsi hanya 10 persen, dan kalau demikan dirasa tidak cukup, “Tuntutan para sopir agar tetap Rp. 7.000, karena penumpangpun tidak keberatan ketika kami sopir meminta harga tersebut, kasihan para sopir dengan jarak yang jauh. Biaya Oli, Ban maupun spare part sudah pasti naik, belum lagi setoran kepada pemilik kendaraan. Kami minta Pemkab Minahasa meneruskan ini ke Pemprov Sulut, atau jika tidak kami meminta dalam penguruan Ijin Trayek kami tidak akan ke Pemprov, tapi akan kami pindahkan ke Pemkab Minahasa,” ujar seorang sopir lainnya.

Asisten 1 Pemkab Minahasa Drs. Denny Mangala mengatakan bahwa pihaknya tetap akan membantu para Sopir terkait pengeluhan dari perwakilan.”Atas nama Bupati berterima kasih atas kedatangan perwakilan sopir. Aspirasi dari para sopir akan kami sampaikan kepada pemerintah Provinsi Sulut di Dinas Perhubungan, dan saya berharap para sopir tetap beroperasi, kasihan para penumpang yang menunggu kendaraan,ujar Mangala.

Lanjutnya lagi, tarif di Kabupaten Minahasa kemarin telah dibahasa.”Minahasa sudah dibahas kemarin bersama Organda terkait penyesuaian Angkutan dalam Kota Minahasa. Tapi untuk tembusan tarif Provinsi belum ada tembusan di Minahasa, karena tarifnya ditentukan lewat Surat Keputusan Gubernur. Kita akan usulkan ke pemerintah provinsi terkait usulan para perwakilan dari ASTON,” tutupnya.

Sementara itu Asisten II Dr. Wilford Siagian, MA mengatakan bahwa apa yang sampaikan sopir pasti ditindaklanjuti.”Kemarin saya rapat di Pemerintah Provinsi dengan pembahasan terkait sembako dan antrian BBM di SPBU, dan untuk masalah tarif kami belum dapat salinan dari Pemprov, kalau sudah ada pasti kami sudah tahu tarif Tondano Tomohon bahkanpun tarif lainnya,” ujar Siagian

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Minahasa Royke Kaloh, SH mengatakan bahwa tarif Tondano Tomohon merupakan kewenangan Provinsi, “Iya jadi itu kewenangan Provinsi, kalau Minahasa sudah ada Perbupnya. Tapi ketika saya konfirmasi ke Dinas Perhubungan Provinsi katanya jalur Tondano Tomohon mengalami kenaikan tarif 20 persen, tarif awal Rp. 4.800 menjadi Rp. 5.900,” ujar Kaloh (chris)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*