Selasa, 17 September 2019

Hama Ulat Kian tak Terbendung, Ribuan Tanaman Cengkih di Minsel Terancam Mati

MOTOLING, (manadoterkini.com) – Hama ulat cengkih yang menyerang ratusan hektar tanaman cengkih untuk semua usia, kian tak terbendung. Tidak mengherankan bila saat ini petani cengkih yang ada di Minsel mendesak agar pemerintah dalam hal ini Dinas Perekebunan, BP4K dan Dinas Kehutanan segera mengambil langka antisipasi.

Menurut salah satu petani Donald Wongkar, Pemerintah Kabupaten Minsel harus segera mencari obat untuk membantu para petani menumpas hama tersebut. Jika tidak ribuan tanaman cengkih di Minsel semuanya akan mati dan berdampak pada kesejahteraan petani.

Pantauan manadoterkini.com, Dinas Perkebunan, BP4K dan Dinas Kehutanan telah melakukan uji coba penyuntikan dengan obat organik terhadap sejumlah tanaman cengkih yang terserang hama ulat. Penyuntikan ini dilakukan di area Perkubunan Lampeng, Desa Wanga Picuan Baru.”Memang untuk saat ini baru terbatas pada area tertentu saja. Mudah-mudahan dalam APBD 2015 bisa dianggarkan, dan obat dapat diberikan kepada para petani yang cengkihnya diserang hama ulat,” kata Kadis Kehutanan Ir Frans Tilaar.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Minsel Rommy Pondaag SH MH mengungkapkan, sebagai petani cengkih di Motoling, dirinya akan berupaya semaksimal mungkin agar pada 2015 ada alokasi anggaran untuk membiayai serangan hama ulat tersebut.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*