Rabu, 18 September 2019

Kepastian Jadwal Tahapan Pilkada 2015, Tunggu PKPU Pusat

TUTUYAN,(manadoterkini.com)- Jadwal tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), belum ada kepastian. Sebab, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Boltim, masih menunggu Peraturan KPU (PKPU) Pusat.

Hal ini dikatakan Ketua KPU Boltim, Hendra Damopolii, kepada manadoterkini.com, Sabtu (22/11) bahwa belum ada jadwal tahapan terkait dengan pilkada 2015. Sebab sesuai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Pilkada, dimana jadwal tahapan Pilkada masih sementara digodok oleh KPU Republik Indonesia (RI).

“Belum ada jadwal, yang kami terima baru surat edaran pemberitahuan pelaksanaan pilkada serantak 2015, yang meminta KPUD untuk berkoodinasi mengenai persiapan anggaran Pilkada,” kata Hendra.

Namun, dirinya mengaku, sebelum ada dinamika kebijakan terkait pelaksanaan pilkada. Pihaknya sudah siap untuk melaksanakan pilkada termasuk tahapan dan jadwal serta anggarannya.”Prinsipnya kami siap melaksanakan pilkada 2015,” singkatnya.

Dia juga menambahkan dengan adanya perubahan Undang-Undang (UU) tentang pilkada oleh DPR RI dan surat edaran KPU RI terkait pilkada yang harusnya bulan ini sudah pada tahapan perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), terpaksa ditunda dan tak dapat dijalankan.

Sejalan dengan hal itu, diterangkannya, pemda telah memberikan dana sebesar Rp 200 juta untuk perekrutan PPK dan PPS. Namun anggaran tersebut tak bisa digunakan sebab adanya surat edaran penundaan tahapan pilkada.

“KPU telah melaksanakan simulasi Pilkada serentak pada 11 September lalu.Tapi, belum ada rakor nasional oleh KPU RI,” pungkasnya.

Dirinya membeberkan terkait dengan dana yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2015, proyeksi anggaran untuk Pilkada Boltim hanya sebesar Rp 6,5 miliar, dan menurutnya itu tidak dapat mencukupi untuk pembiayaan pelaksanaan Pilkada tahun depan.

“Kita akan lakukan negosiasi kembali untuk ajukan Rp 13,2 miliar, kalau Pemda hanya menyediakan Rp 6 miliar itu tak akan cukup,” terangnya.

Sekadar diketahui, Pemda Boltim mengusulkan dana hibah untuk KPU Boltim dalam rangka Pilkada Boltim sebesar Rp 6,5 miliar. Untuk Panitia Pengawas Pemilu Rp 500 juta dan Pengamanan Pemilu Rp 1,5 miliar.(ojr)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*