Rabu, 18 September 2019

Diklat Kepemimpinan DPD II KNPI Minsel Sukses

manado

Sambutan Ketua DPD II KNPI Minsel Tertius Ulaan.

AMURANG, (manadoterkini.com) – Pelaksanaan Diklat Kepemimpinan Manajemen Organisasi dan Kewirausahaan Pemuda se-Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang laksanakan oleh seluruh pengurus DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Minsel yang digelar di Tateli Beach Hotel (Eks Hotel Sedona) berlangsung selama tiga hari atau dari tanggal 19 hingga 21 November berjalan aman dan sukses.”Kegiatan ini kami lakukan untuk memberikan pelatihan sekaligus motivasi kepada generasi muda, bagaimana menjadi seorang pemimpin serta bagaimana mengelola organisasi yang baik serta memberikan pelajaran kepada pemuda bagaimana menumbuh kembangkan jiwa kepemimpinan dan jiwa kewirausahawan,” ujar Ketua DPD II KNPI Minsel Tertius Ulaan ST MT kepada manadoterkini.com.

Dalam acara tersebut dihadiri, Bupati Minsel Christianya Eugenia Paruntu SE yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan Pemkab Minsel Dekky Tuwo S.sos, Kapolres Minsel yang di wakili oleh Kabag Humas Polres Minsel Iptu Bartje Sangeroki, Kadis Sosial Minsel Drs Jefry Prang, Ketua DPD I KNPI Sulut Jackson Kumaat, Ketua MPI KNPI Minsel Petrus Ulaan, pengurus DPD KNPI Sulut dan para undangan lainnya.”Kami juga menyampaikan terima kasih pada ibu Bupati Minsel, Christiany Eugenia Paruntu SE atau yang akrab kita sebut Ibu Tetty Paruntu atas dukungan yang luar biasa pada DPD II KNPI Minsel. Ini menjadi contoh positif bagi daerah lainnya, bagaimana pemerintah daerah dapat menjadikan KNPI sebagai teman bekerja, KNPI dan pemerintah memang fungsi dan tugasnya tidak dapat dipisahkan. Kita semua berharap kegiatan ini kedepannya terus berjalan dengan baik, karena para pemuda yang ikut Diklat ini pasti ketambahan wawasan, apalagi terkait manajemen kepemimpinan,” kata Ulaan.

Diketahui, kegiatan yang dilaksanakan DPD II KNPI Minsel ini berlangsung sejak tanggal 19-21 November 2014 bertempat di Tateli Beach Hotel (Hotel Sedona). Peserta yang ikut sekitar 150 orang, para pemuda yang ikut ini terdiri dari mahasiswa dan aktivis pemuda di Kecamatan se-Minahasa Selatan.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*