Minggu, 22 September 2019

Guru Belum Serjana di Minahasa, Terancan Tidak Menerima Tunjangan Fungsional

TONDANO, (manadoterkini.com) – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minahasa mewarning kepada tenaga pendidik di Minahasa yang belum memenuhi tingkat pendidikan S-1 atau D-IV akan terancam tidak mendapatkan tunjangan Fungsional atau subsidi tunjangan fungsional.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minahasa Drs. Djemmy Maramis, M.Si kepada manadoterkini.com diruang kerjanya, (24/11). Menurut Maramis, guru dari tingkat TK sampai SMA/SMK harus memenuhi kualifikasi S1 atau D-IV. “Jadi di Minahasa masih ada guru yang belum memenuhi kualifikasi S-1, dan telah ada Surat Edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yakni tentang Surat Edaran tentang batas waktu pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1/D-IV dan Rasio Peserta didik terhadap guru,” ujar Maramis.

Isi dari Surat tersebut yakni Berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen dan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, disitu menuliskan bahwa guru wajib memiliki kualifikasi akademik dan sertifikat pendidik dan jangka waktunya 10 Tahun, sedangkan Undang-Undang tersebut berlaku 2005 berarti awal 2015 sudah 10 tahun diberi kesempatan kepada guru untuk memenuhinya. “Jika tidak maka akan kehilangan hak untuk mendapat tunjangan fungsional atau subsidi tunjangan fungsional,”tandasnya.

Ditambahkan Maramis sosialisasi tentang aturan Undang-Undang ini sudah lama disosialisasikan kepada Guru-guru di Minahasa.”Iya, sudah lama disampaikan berulang-ulang. Saya juga merasa sayang kepada guru-guru yang tidak bisa memenuhinya karena akan kehilangan tunjangan, tapi kami tetap harus jalankan keputusan tersebut,” tutup Maramis.

Isi dari Surat Edaran tersebut yakni Berdasarkan Amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. kami sampaikan hal-hal berikut;

1. Pasal 82 ayat 2 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen ” Guru yang belum memiliki kualifikasi akademik dan sertifikat, pendidik sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang ini wajib memenuhi kualifikasi akademik dan sertifikat pendidik paling lama 10 (sepluluh) tahun sejak berlakunya Undang-Undang ini” (30 Desember 2005)

2. Pasal 63 ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2008 tentang guru:”Guru yang tidak dapat memenuhi kualifikasi akademik, kompetensi dan sertifikat pendidik sebagaimana yang ditentukan dalam pasal 82 ayat (2) Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen setelah yang berasangkutan diberi kesempatan untuk memenuhinya, kehilangan hak untuk mendapat tunjangan fungsional atau subsidi tunjangan fungsional, dan maslahat tambahan”.

3. Pasal 65 huruf d Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru:”Dalam jangka waktu 10 (sepuluh) tahun sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, guru yang memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam pasal 15 ayat (1) dan ayat (3) pada satuan pendidikan yang belum memenuhi ketentuan rasio peserta didik terhadap guru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 tetap menerima tunjangan profesi. (Chris)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*