Senin, 16 September 2019

Tidak Pegang Buku APBD, Alasan Fraksi PDI-P Walk Out Diparipurnal

Lumowa : Kami Tidak Ingin Terjebak

AMURANG, (manadoterkini.com) –Enam anggota PDI-P termasuk satu Wakil Ketua DPRD, walk out dari sidang paripurna. Keluarnya 6 anggota Fraksi PDI-P, paripurna APBD 2015 yang berlansung pada Kamis (27/11), sekitar Pukul 02.00 WITA kemarin, boleh dibilang berlangsung alot, disebabkan tidak adanya buku APBD 2015 yang dipegang anggota Dekab sampai detik-detik pelaksanaan rapat paripurna.

Tidak mengherankan, bila rapat yang direncanakan Rabu (26/11), sekitar pukul 20.00 Wita, molor hingga Kamis dinihari. Walau sempat menunggu sampai 6 jam, buku APBD 2015 tak kunjung diserahkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Hal inilah yang membuat, Fraksi PDI-P walk out dari paripurna.

Menurut Ketua Fraksi PDI-P Steven Lumowa, mereka terpaksa keluar, karena tidak ingin terjebak. “Mana mungkin kami menyetujui APBD 2015 yang angka-angkanya kami tidak tahu,” ujar Lumowa.

Ditambahkannya, pembahasan di tingkat komisi yang telah dilakukan Banggar, terkesan sia-sia. Pasalnya, alokasi anggaran diserahkan sepenuhnya kepada TAPD untuk menyusunnya. Hal ini membuat Banggar DPRD Minsel terkesan tak berfungsi. “Sampai ditetapkan, kami tidak mengetahui skema pendapatan dan belanja secara terperinci. Hanya dalam bentuk garis besar. Fraksi PDI-P sendiri akan mempertanyakan ini sampai tingkat evaluasi di provinsi, mana saja tahapan yang dilanggar,” ujar Lumowa.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Minsel Rommy Pondaag SH MH, mengungkapkan, fraksinya keluar dari paripurna, karena kecewa tidak adanya buku APBD 2015,”Mana mungkin menyetujui bila kami tidak mengetahui pos-pos mana saja yang dikurang dan ditambah,” tegas Pondaag.

Tidak adanya buku APBD 2015 juga dipertanyakan anggota Fraksi Gerindra Welly Liwe, yang hadir dalam paripurna. “Saya berharap, buku APBD 2015 sudah bisa kami pegang saat evaluasi di provinsi,” ujarnya.

Menanggapi ini Ketua DPRD Minsel Jenny Johana Tumbuan SE mengungkapkan, pihak TAPD telah membuat pernyataan yang telah ditandatangani bersama, dan akan memasukan buku tersebut secepatnya, sebelum evaluasi di tingkat provinsi.(dav)

Grafis APBD 2015 Minsel :

· Pendapatan = Rp 728.607.740.700

- PAD = Rp 19.819.715.200

- Dana perimbangan = Rp 576.476.508.000

- Lain-lain pendapatan yang sah = Rp 132.310.851.500

· Belanja = Rp 728.607.740.700

- Belanja tidak langsung = Rp 461.513.737.600

- Belanja langsung = Rp 267.930.337

· Pembiayaan Belanja Daerah

- Penerimaan = Rp 6.500.000.000

- Pen geluaran = Rp 6.500.000.000

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*