Selasa, 17 September 2019

Honor Hanya Dianggarkan 6 Bulan, 235 Anggota Sat Pol PP Minsel “Kerja Bakti”

AMURANG, (manadoterkini.com)-Ironis, kata ini tepat dialamatkan kepada 235 Tenaga Honor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpo-PP) yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Pasalnya, pada 2015 mendatang, honor mereka kemungkinan akan dibayarkan sampai bulan Juni atau hanya 6 bulan. Sisanya 6 bulan belum diketahui nasibnya, apakah akan ditampung dalam APBD-P 2015 atau tidak.

Hal ini berdasarkan hasil dari APBD 2015 yang baru saja ditetapkan oleh DPRD belum lama ini, bahkan, sebenarnya 235 anggota Satpol-PP tidak akan mendapatkan honor pada 2015, ini dikarenakan apa yang akan menjadi hak mereka tidak dimasukan dalam rancangan kerja anggaran (RKA). Namun berkat perjuangan Ketua Komsi A Jhon Sumual dan anggota DPRD lainnya,   honor mereka dimasukan dalam RAPBD 2015, walau hanya 6 bulan.

Menurut salah satu honor yang enggan namanya dipublikasikan mengatakan, tahun 2015 mendatang tenaga honor Satpol PP sangat dibutuhkan, mengingat ada momen pemilihan Bupati. “Kami berharap Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, bisa memerintahkan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) untuk mengalokasikan honor 235 Satpol PP 12 bulan, bukan hanya 6 bulan,” ujarnya.

Lanjutnya, sebagai honor dirinya dan rekan-rekan lainnya memiliki keluarga yang akan dihidupi. Tidak mungkin 6 bulan kerja bakti tanpa digaji.

Sementara itu, Kepala Kantor Satpol PP Minsel Drs Nofriet Ransulangi kepada manadoterkini.com membenarkan bila 235 tenaga honor di kantornya pada 2015 kemungkinan akan menerima gaji sampai bulan Juni. “Sebagai kepala kantor, saya berharap TAPD bisa mengalokasikan anggaran untuk 12 bulan. Tidak mungkin kita akan memberhentikan 235 anggota satuan polisi pamong praja. Ini sama saja dengan menutup lapangan kerja dan ini tidak sesuai dengan kerinduan bupati yang ini menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya,” tegas Ransulangi.

Ditambahkan Ransulangi, kedepan (2015-red) Satpol PP akan mengedepankan profesionalisme, dimana pendidikannya akan sama seperti TNI dan Polri dan jabatannya bukan lagi jabatan struktural melainkan jabatan fungsional.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*