Rabu, 18 September 2019

Dana Hanya Rp 6,5 Miliar, KPUD Boltim Mengaku Tidak Cukup

TUTUYAN, (manadoterkini.com) – Tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tahun 2015 mendatang, sepertinya tidak akan maksimal. Pasalnya, hasil penghitungan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Boltim, untuk anggaran tahapan Pilkada Boltim sebesar Rp 13,2 Miliar, akan tetapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sendiri hanya menyetujui Rp 6,5 Miliar saja. Dipangkasnya dana tersebut, berarti lebih dari 50 persen anggaran Pilkada yang diusulkan KPUD Boltim dipangkas.

Ketua KPUD Boltim Hendra Damopolii SE kepada manadoterkini.com, jika anggaran Pilkada Boltim hanya Rp 6,5 miliar tentu tidak cukup. Karena itu, pihak KPUD akan mencoba melakukan negosiasi kembali dengan Pemkab Boltim khususnya TAPD agar usulan anggaran Pilkada Rp 13,2 Miliar tersebut bisa disetujui. “Kita akan lakukan negosiasi kembali untuk ajukan Rp 13,2 miliar, kalau Pemkab hanya menyediakan Rp 6,5 miliar itu tak akan cukup,” ujarnya.

Damopolii juga mengaku, terkait tahapan Pilkada, Pemkab Boltim telah memberikan dana sebesar Rp 200 juta untuk perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). “Hanya saja anggaran tersebut belum bisa kita gunakan, karena adanya surat edaran dari KPU pusat tentang perubahan pelaksanaan Pilkadan,” pungkasnya.

Lanjut Damopolii, untuk tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Boltim hingga saat ini belum ada kepastian. Selain masalah anggaran, karena kami masih Peraturan KPU (PKPU) Pusat. “Memang belum ada jadwal, yang kami terima baru surat edaran pemberitahuan pelaksanaan pilkada serantak 2015, dan meminta KPUD untuk berkoodinasi mengenai persiapan anggaran Pilkada di daerah Kabupaten dan Kota masing-masing,” tandasnya.(ojr)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*