Kamis, 9 April 2020

2015 Harga Perumahan di Boltim Akan Naik 5,45 Persen

TUTUYAN, (manadoterkini.com) – Sesuai Peraturan Kementrian Keuangan (Permenkeu) Republik Indonesia (RI) Nomor 113/PMK/03/2014 tentang perubahan keempat atas peraturan Kemenkeu Nomor 36/PMK.03/2007 tentang batasan harga jual rumah sederhana yang dibebaskan pengenaan pajak pertambahan nilai.

Tahun 2015 mendatang harga perumahan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) akan naik 5,45 persen dari harga sebelumnya Rp. 110 juta per unit menjadi Rp. 116 juta per unit.

Menurut Direktur PT. Kharisma Mitra Sejajar, William Tanoes, menjelaskan kenaikan harga perumahan tersebut bukan disebabkan karena kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dinaikkan pemerintah beberapa waktu lalu, akan tetapi kenaikan tersebut sudah di atur dalam Permenkeu.

“Kalau untuk perumahan yang ada di Boltim, karena itu rumah yg di subsidi oleh pemerintah, harga juga sudah di tetapkan pemerintah, tiap 1 januari tahun berjalan sudah ada harga baru yang di atur oleh permenkeu. Karena untuk Boltim ada di wilayah Sulawesi harganya per 1 Januari jadi 116 juta, dan itu ada pada lampiran dari Kemenkeu,” jelasnya.

William yang juga sebagai ketua Real Estate Indonesia (REI) wilayah Sulut, menerangkan untuk tahun 2014 ini masih tetap harga yang lama sesuai tabel tahun 2014 masih bertengger pada Rp.110 juta/unit. “Kenaikan tetap mengacu pada permenkeu karena harus ikut permenkeu. Berbeda dengan perumahan yang tidak di subsidi pemerintah itu tidak diatur pemerintah tapi berdasarkan mekanisme pasar,” terangnya.

Dia juga menghimbau kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di Kabupaten Boltim untuk segera membeli perumahan dengan harga yang masih di bawah, karena di Tahun 2015 terhitung 1 januari harga sudah berbeda. “Tahun ini masih 110 juta saja, dan akan naik di tahun depan, jadi segera untuk membeli bagi yang belum membeli, dan yang sudah melakukan perjanjian segera memasukkan berkasnya,” imbaunya. (ojr)

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*