Senin, 6 April 2020

Pra Natal Pemkot Manado di Kecamatan Tikala

GSVL : Blusukan Natal Itu, Sama Juga Memberitakan Kabar Baik

manado

Natal Pemkot Manado di Kecamatan Tikala

MANADO, (manadoterkini.com) – Blusukan alah Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) menjadi trend belakangan ini. Buhkan itu pun mulai dilakukan kalangan pejabat daerah.

Untuk itu di momen pra natal umat nasrani, sama halnya memberikan kabar baik bagi warga jemaat Kristen mendapatkan kedamaian dan sukacita di hari kelahiran Yesus Kristus.

Walikota Manado, DR GS Vicky Lumentut saat membawakan pesan Natal di hajatan Safari Natal jajaran Pemkot Manado bersama warga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Kecamatan Tikala yang digelar di gedung GMIM Getsemani Paal Empat, Rabu (03/12) sore tadi.

Dijelaskan Walikota GSVL, hajatan Safari Natal Pemkot Manado di tahun 2014 ini kepada warga masyarakat di 11 kecamatan. Sama saja dengan aksi Blusukan Natal, karena yang pasti intinya yakni mengunjungi warga untuk mendengar maupun memberitakan kabar baik.

manado

Pra natal Pemkot Manado di Kecamatan Tikala

Hal ini termasuk pada makna Natal itu sendiri, dimana, umat nasrani yang merayakan. Bisa menghayati dan meneladani, arti kelahiran Tuhan Yesus Kristus di kandang yang hina. “Mungkin waktu dulu, membawa kabar baik dan damai sejahtera bukan dengan sebutan blusukan. Tapi membawa kabar baik seputar kelahiran Sang Juru Selamat, dengan giat beribadah dan lain sebagainya, ini yang patut kita teladani bersama,” ketus GSVL.

Dijelaskannya, Natal ada karena kasih Tuhan yang ingin datang mendamaikan dan meluruskan diri manusia agar di perayaan Natal 25 Desember nanti semua sudah bebas dari semua macam cobaan maupun godaan. “Seperti contoh, yakni kita bisa menengok pergumulan bencana alam 15 Januari lalu di Kota Manado, khususnya di Kecamatan Tikala atau di wilayah Paal Empat. Kita harus belajar dari pergumulan itu, mungkin kita harus banyak koreksi diri terutama harus bersahabat dengan lingkungan,”ujarnya.

Pasalnya, akhir-akhir ini bukan hanya di wilayah Manado yang tergolong rawan bencana. Tapi hampir di seluruh wilayah di Indonesia mengalami cuaca buruk atau ekstrim. “Jadi mari kita jaga lingkungan kita sendiri, dengan tidak membuang sampah sembarangan ke DAS (Daerah Aliran Sungai) yang ada,”tutur GSVL.

Begitu juga soal bantuan bencana lalu, memang ada yang sudah dapat bantuan. Tapi masih banyak yang belum terima sesuai janji pihak pemerintah pusat. Jadi mari kita warga, jangan sembarang menuduh apalagi memfitnah jajaran Pemkot Manado atau pemimpin yang ada dengan memberitakan dana telah dipakai atau di potong Pemkot Manado. Itu semua tidaklah benar, namun pihaknya sudah mengampuni terlebih dahulu.   “Makna damai Natal juga termasuk hindari aksi fitnah soal bantuan bencana, tidak benar dana bantuan sudah ada lalu di tahan-tahan Pemkot Manado atau Walikota Lumentut untuk pakai di Pilkada 2015 nanti. Itu tak benar, dan semoga oknum-oknum tersebut sadar dan kembali ke jalan yang benar,” ungkap GSVL dengan nada prihatin.

Turut hadir dalam Blusukan Natal Pemkot Manado ini, First Lady Ny Prof Juleyta P.A Lumentut Runtuwene, Wakil Walikota DR Harley Mangindaan dan istri Ny Seyla Kudati, Sekot Ir Harfey Sendoh dan sejumlah pejabat teras Pemkot Manado. Dengan ibadah dipimpin Pdt Edwin R.J Regar STh, yang tak lain merupakan Ketua BKSAUA Kecamatan Tikala serta Ketua BPMJ GMIM Getsemani Paal Empat.(ald)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*